The Use of Half a Crossword Puzzle in Teaching Vocabulary to Elementary School Students

Penulis          : Ahmad Syarif / 1200961 / 2012 / KP

Pembimbing : Fitrawati, S.S, M.Pd.

Abstract

This paper explains about how to implement half a crossword puzzle in teaching vocabulary related to job and people for Elementary School students grade two. This game could be played in two groups, which are group A and B. In this game, teacher distributes different board for each group. Half of each board already filled and the filling boards are the answers of the opposite group. To play this game, group A gives a clue about a word to group B, and then group B tries to guess the clue given by group A. The group that can fill all the blank part correctly will be the winner. This game eases the students in mastering vocabularies related to job and people in English. It could also increase the students’ motivation because this game is interesting and fun.

Keywords: Vocabularies, half a crossword puzzle.


Makalah ini membahas penggunaan Half a Crossword Puzzle atau teka teki silang dalam membantu siswa kelas dua sekolah dasar menguasai kosa kata yang terkait dengan orang dan pekerjaan dalam bahasa Inggris. Permainan ini dilakukan dalam 2 kelompok yaitu kelompok A dan kelompok B. Dalam permainan ini, guru membagikan papan teka teki silang yang berbeda ke setiap kelompok. Papan teka teki tersebut sudah terisi setengah dan bagian yang terisi ini adalah jawaban dari kelompok lawan. Cara bermainnya adalah kelompok A memberikan petunjuk kata ke kelompok B, setelah itu kelompok B mencoba menebak kata tersebut dan begitu juga sebaliknya. Kelompok yang berhasil mengisi semua bagian yang kosong dengan benar akan menjadi pemenang. Permainan memudahkan siswa dalam menguasai kata-kata mengenai orang dan pekerjaan dalam bahasa Inggris, serta meningkatkan motivasi siswa dalam belajar karena permainan ini menarik dan menyenangkan.

Kata kunci: kosa kata, half a crossword puzzle.

Teaching Vocabulary To Junior High School Students By Using Kick Me Technique

Penulis          : Afdal Yuliansyah / 1201006 / 2012 / KP

Pembimbing : Fitrawati, S.S, M.Pd.

Abstract

Vocabulary is an important factor in learning a language. People will not be able to listening, speaking, reading, and writing without mastering vocabulary. Also in learning English, vocabulary has an important role. However, not all of the Junior High School students learn vocabulary easily which is caused by the learning activity which is not really interesting for the students. Kick Me technique is astrategy which can be used by the teacher in teaching vocabulary to Junior High School students. Kick Me technique is an learning activity that students find the missing words in the worksheet on their classmates’ backs. Analogy and word relationships are given as a clue to finish it.

Key words: vocabulary, analogy, word relationships


Kosakata merupakan faktor penting dalam mempelajari bahasa. Orang tidak bisa mendengar, berbicara, membaca, dan menulis tanpa mengetahui kosakata. Begitu juga dalam mempelajari bahasa Inggris, kosakata memegang peran yang sangat penting. Namun tidak semua siswa sekolah menengah pertama mempelajari kosakata bahasa Inggris dengan mudah yang disebabkan oleh aktifitas pembelajaran yang kurang menarik sehingga anak cepat bosan. Teknik Kick Me merupakan salah satu strategi yang bisa digunakan guru dalam mengajar kosakata untuk anak sekolah menengah pertama. Teknik Kick Me adalah semacam kegiatan belajar di mana siswa mencari kata – kata yang kosong dalam lembar kerja yang diletakan di punggung teman mereka. Analogi dan hubungan kata dijadikan sebagai petunjuk untuk siswa menyelesaikan lembar jawaban tersebut.

Kata Kunci: vocabulary, analogy, word relationship

THE USE OF READING WORKSHOP MODEL IN TEACHING READING COMPREHENSION OF A NARRATIVE TEXT TO SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS

Abstract

by, Annisa Nadilla

Makalah ini bertujuan untuk membahas model pengajaran yang dapat diaplikasikan dalam pengajaran membaca pemahaman teks narrative pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yaitu model Reading Workshop. Model Reading Workshop dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dalam teks narrative. Reading Workshop adalah model pengajaran yang menggunakan pendekatan proses sehingga mendorong siswa menjadi pembaca yang aktif. Dalam model Reading Workshop, siswa melalui beberapa proses dalam memahami teks yaitu membaca sendiri (independent reading), membaca dalam grup (shared reading) dan membaca terbimbing dengan guru (guided reading). Reading workshop memperkenalkan kerja sama melalui interaksi dalam kelompok kecil baik dengan teman sekelas maupun dengan guru. Sehingga siswa dapat berbagi pengetahuan dan informasi tentang apa yang telah mereka baca dengan berdiskusi dengan teman sekelas tentang ide dan opininya. Kemudian interaksi dengan guru yang dapat membantu siswa memahami teks yang dibacanya lebih dalam lagi dan memecahkan masalah yang dihadapi siswa dalam membaca pemahaman. Dan di akhir kegiatan siswa dituntut mempresentasikan hasil bacaannya di depan kelas. Di dalam makalah ini dibahas tiga komponen yang terdapat dalam model
Reading Workshop yaitu The Lesson/ Workshop, Work Period (Independent Reading and Conferencing), and Sharing/ Presentation Time.
Key words: Teaching Reading Comprehension, Narrative Text, Reading Workshop

Welcome from Head of Department

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt.
Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt.

Selamat datang di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP). Kami merasa terhormat atas kunjungan Anda, semoga Anda tertarik untuk terus dapat memanfaatkan situs ini dalam mencari dan memperoleh informasi dari kami.

Jurusan Bahasa Inggris FBS UNP merupakan salah satu jurusan tertua di UNP yang dibuka sejak awal pendirian PTPG Batusangkar, cikal bakal UNP pada 1 September 1954. Seiring perkembangannya, saat ini Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP mempunyai tiga program studi, yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Bahasa dan Sastra Inggris, dan Pendidikan Bahasa Jepang.

Didukung dengan sumber daya yang berkompetensi tinggi, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang semakin dirasakan manfaatnya oleh stakeholder-nya, perpustakaan jurusan, fakultas, dan universitas yang lengkap dan modern, prasarana dan laboratorium Bahasa, Computer Assisted Language Learning Laboratory (CALL), Self Access Language Learning Center (SALLC), dan Micro Teaching yang canggih, kami siap melahirkan calon pendidik dan ahli bahasa yang profesional dan bertaqwa kepada Tuhan YME serta mampu menggunakan teknologi informasi.

Potensi-potensi tersebut tidak ada artinya jika tidak dilandasi dengan visi, misi dan tujuan akademik yang kuat. Untuk itu,  kami berusaha sekuat tenaga untuk selalu berkomitmen dalam mewujudkan Jurusan Bahasa Inggris FBS UNP sebagai salah satu pusat pemikiran, pengkajian, dan pengembangan ilmu kebahasaan Indonesia dan Asia Tenggara.

Selain itu, kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada segenap elemen civitas academika untuk terus berkompetisi, aktif, kritis dan kreatif dalam setiap kegiatan baik kokurikuler maupun ekstrakurikuler. Kami mendorong para dosen untuk selalu dapat menciptakan penemuan-penemuan baru dan mengembangkan inovasi-inovasi yang berguna bagi masyarakat dalam bidang kebahasaan, serta selalu meningkatkan mutu pelayanan.

Terima kasih atas waktunya untuk bereksplorasi di lewat situs ini. Kritik dan saran kami harapkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP.

Insya Allah, semoga situs ini bermanfaat bagi kita semua. Akhirnya, izinkan saya mengucapkan, “Selamat datang di situs resmi Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang.

Ketua Jurusan

Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt.