Angelika Kubanek, Technical Braunsweigh University Beri Kuliah Umum

kuliahJurusan  Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP) menggelar kuliah umum dengan menghadirkan Angelika Kubanek dan Technical University Braunsweig (TUB), Jerman pada hari Kamis, 23 Januari 2014 di Ruang Teater Tertutup FBS UNP .

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan kerjasama yang dilaksanakan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNP dengan  Technical University Braunsweig (TUB), Jerman.  Dr. Kurnia Ningsih, M.A. dalam sambutannya mengharapkan kerjasama ini terus berlanjut dan kuliah ini memberi manfaat bagi mahasiswa dan dosen.

Angelika Kubanek menyampaikan materi terkait hasil penelitian kebahasaan yang memberi wawasan bagi dosen dan mahasiswa. Kemudian juga disampaikan peluang beasiswa di Jerman oleh salah seorang putri dari Mimi Schluter yang merupakan alumni Jurusan Bahasa Inggris UNP yang saat ini menjadi dosen di Jerman.

Setelah Tamat Sastra Inggris Mau Kemana?

Banyak calon mahasiswa atau mahasiswa yang bertanya tanya kemana setelah tamat kuliah di Prodi Sastra Inggris? Berikut tulisan salah seorang lulusan Sastra Inggris FBS UNP, Kandra Wilko.

Ketika memilih jurusan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi peluang kerja adalah salah satu faktor yang menjadi faktor penentu. Peluang kerja sastra inggris itu banyak, coba simak tulisan ini dari awal hingga akhir.

Mungkin beberapa diantara keluarga atau kenalan anda ada yang “melecehkan” niat anda untuk kuliah di jurusan sastra inggris. Menurut mereka peluang kerja sastra inggris itu hanya menjadi guru les bahasa inggris, padahal tidak. Ada beragam jenis profesi dimana seorang sarjana sastra itu dibutuhkan oleh masyarakat.

Saya kutip dari situs universitas maranatha peluang kerja sastra inggris itu terdiri dari:

  1. Bidang Jurnalisme (Wartawan, Editor, Kolumnis, dll),
  2. Penerbitan, Pendidikan (Guru, Dosen, Guru Les),
  3. Public Relation, Sekretaris, Periklanan, Penerjemah dan Interpreter, Pariwisata (Tour Guide, Biro Perjalanan),
  4. Entertainer ( Aktor, Penyanyi, MC),
  5. Penulis,
  6. Bisnis Ekspor / Impor dan
  7. Wiraswasta

Peluang kerja sastra inggris yang telah saya sebutkan diatas ditegaskan lagi oleh universitas sanata dharma. Lulusan program studi Sastra Inggris dapat meniti karir di perusahaan industri yang menuntut kemampuan berbahasa Inggris, yaitu menangani

  1. kesekretariatan (korespondensi, pelaporan dalam bahasa Inggris, penerjemahan),
    hubungan masyarakat (public relations),
  2. pelatihan personalia;
  3. di dunia pendidikan, yaitu mengajar baik sebagai dosen, guru, maupun instruktur bahasa Inggris dan menjadi peneliti;
  4. di perusahaan media massa, yaitu menangani bidang penyuntingan (editing), penerbitan, dan jurnalisme, dan
  5. di lembaga swadaya masyarakat, yaitu ikut menangani pelatihan, pelaporan program.

Saya sendiri adalah lulusan sastra inggris universitas negeri padang, dan sekarang saya bekerja sebagai karyawan di perusahaan asuransi di Jakarta Selatan.

untuk para alumni sastra inggris yang lagi kebingungan baca aja tuturan kata dari dini di sini.

Sumber: Kandra Wilko

Etika Berkomunikasi dengan Dosen

cropped-unp.jpgUntuk etika berkomunikasi lewat telpon atau SMS, WA, FB dll. masing-masing dosen memiliki kebijakan sendiri-sendiri. Ada dosen yang mau dan nyaman dihubungi lewat telp rumah, HP namun juga ada yang hanya di kampus saja. Untuk itu cari tahu dulu gaya masing-masing dosen sebelum mengirim pesan atau menelpon.

Kemudian, sebagai mahasiswa kita tentu perlu memahami tentang etika berkomunikasi yang baik ketika tatap muka secara langsung dalam penyelenggaraan perkuliahan atau menemui dosen di jurusan.

Dalam komunikasi langsung lihat dulu situasi apakah dosen sedang makan, sedang bicara dengan rekannya, jangan langsung tiba-tiba muncul dan bertanya. Beri salam dan permisi, beri tahu anda ingin bicara dengan siapa jika lebih dari satu dosen yang sedang bersama.

Dalam komunikasi tidak langsung atau menggunakan media, permasalahan yang sering terjadi adalah mahasiswa yang tidak bisa menyusun kata-kata dengan baik pada saat berkomunikasi menggunakan media, baik saat menelepon, mengirim SMS, WA, message, maupun mengirim Email.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Beri salam di awal pembicaraan/tulisan anda, jangan langung pada maksud (terkadang terlalu to-the-point terkesan seperti melabrak atau menarget).
  2. Selalu sebutkan nama lengkap, program studi, dan institusi serta kepentingan anda (ingat bahwa memori handphone dosen tidak akan mampu menampung semua nama anda. Jangan terlalu yakin bahwa nomor anda disimpan oleh semua dosen sehingga seringkali hanya ada nomer tidak dikenal dan pesan singkat anda saja tanpa identitas).
  3. Sampaikan pesan yang diinginkan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menyingkat tidak dilarang, tetapi disarankan tidak melakukannya (menyingkat pesan menimbulkan kesan informal, dan karena kita tidak tahu kesibukan atau bagaimana mood dosen yang bersangkutan, penggunaan bahasa formal akan mengurangi kemungkinan dosen emosi karena sms anda sehingga tidak membalas pesan sama sekali. Jadi jangan tiba-tiba mengirim sms “bapak dimana?”.
  4. Jangan mengakhiri pesan dengan kata-kata yang bermakna perintah seperti “balas” atau “bls.” Hal itu merupakan tindakan yang tidak sopan.

Contoh: Assalamualaikum wr wb. Saya Citra mahasiswa IC kelas K1-2015. Boleh saya menemui Bapak untuk berkonsultasi pukul …. Wassalam.