Using Making Connections Strategy In Teaching Reading Comprehension At Senior High School

Penulis          : Fatma Wahyuni / 1100966 / 2011 / KP

Pembimbing : Dra. An Fauzia Rozani Syafei, M.A

 Abstract

Lemahnya kemampuan pemahaman membaca siswa terhadap teks berbahasa Inggris disebabkan oleh dua faktor utama. Faktor pertama datang dari siswa yaitu rendahnya motivasi mereka untuk membaca, hal ini berdampak pada sedikitnya usaha yang mereka berikan dalam rangka memahami sebuah teks. Selain itu kurangnya latihan yang siswa lakukan juga membuat mereka tidak terlatih untuk memahami teks secara mendalam. Sebagai akibatnya mereka tidak mampu menjelaskan apa yang sebenarnya mereka baca dan tulis sebagai jawaban dari latihan yang diberikan. Faktor kedua adalah faktor yang berasal dari guru seperti metode yang dipakai guru dalam mengajarkan “reading” belum memotivasi siswa untuk terlibat aktif dalam membaca teks. Akibatnya siswa menganggap membaca adalah kegiatan yang membosankan. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dibutuhkan sebuah strategi pembelajaran yang tepat. Makalah ini menawarkan sebuah strategi yang dikenal sebagai strategi “Making Connections”. Strategi ini mendorong siswa untuk menghubungkan informasi yang mereka dapat dari teks dengan diri mereka sendiri, dengan teks lain yang pernah mereka baca, dan dengan kenyataan yang ada di sekitar mereka. Guru dapat memulai pelajaran dengan mengaktifkan background knowledge siswa kemudian mencontohkan bagaimana cara menggunakan strategi ini. Hasil dari
connections yang dibuat digunakan sebagai bantuan bagi siswa untuk lebih memahami bacaan sehingga diharapkan penggunaan strategi ini juga dapat meningkatkan kemampuan pemahaman membaca siswa.

Kata Kunci: reading comprehension, making connections strategy

Using the Two-Tier Multiple Choice Question to Promote Senior High School Students’ Reading Comprehension

Penulis          : Wiwit Melayu / 1200971 / 2012 / KP

Pembimbing : Drs. Don Narius, M.Si

Abstract

This paper explains about the use of the two-tier mutliple choice question to promote senior high school students’ reading comprehension. This model of assessment is modification of the traditional multiple choice question. If the traditional multiple choice question provides a question with some optional answers, distracters, the two-tier multiple choice question’ model provide an additional question. This additional question is asked about the reason why answering the previous question. This model is aimed to set up the students to be struggling readers. It is also used to measure students’ comprehension in comprehend the text. It can be seen from the reason of the students.

Keywords: Reading Comprehension, The Two-tier Multiple Choice Question


Makalah ini akan membahas tentang penggunaan model penilaian the twotier multiple choice question dalam pengajaran membaca di Bahasa Inggris pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).Model penilaian ini dapat digunakan untuk melatih siswa menjadi pembaca yang mau berusaha memahami isi bacaan. Hal ini dibuktikan dengan setiap jawaban yang diberikan membutuhkan sebuah alasan atas jawaban tersebut. Model ini adalah pengembangan dari model penilaian Multiple Choice Question. Jika Dalam model penilaian pilihan ganda terdiri dari satu pertanyaan dan beberapa pilihan jawaban jebakan, distracters, maka pada model the two-tier multiple choice question ada dua jenis pertanyaan yang diberikan. Pertanyaan pertama adalah pilihan ganda berikut dengan distracters nya. Lalu ditambah dengan pertanyaan lanjutan yang berupa alasan mengapa menjawab salah satu dari pilihan atau distracters tersebut. Model penilaian ini dapat digunakan sebagai cara alternatif untuk membantu dan mendorong siswa memahami isi bacaan. Cara ini juga dapat membantu guru mengetahui apakah siswa tersebut benar-benar membaca atau tidak. Diharapkan dengan menggunakan model ini, pengajaran reading dapat berjalan efektif dan siswa lebih termotivasi untuk membaca bacaan berbahasa Inggris.

Kata Kunci: Reading Comprehension, the Two-tier Multiple Choice Question.

The Effectivieness of Collaborative Strategic Reading (CSR) Strategy Toward VIII Grade Students’ Ability in Reading at SMP N 11 Padang

Penulis          : Putri Melco / 1200982 / 2012 / KP

Pembimbing : 1. Dr. Jufri, M.Pd

                        2. Dr. Ratmanida, M.Ed

Abstract

This research aimed to figure out whether CSR gives positive effect toward VIII Grade students’ ability in reading at SMP N 11 Padang. Since this reserach was experimental research, the sample of this research were VIII B as the control group and VIII C as the experimental group selected by using cluster sampling. The data of this research was reading test (posttest) scores which were analyzed by using t-test. It was found that there was significant difference on student’ reading comprehension of grade VIII students who were taught by using Collaborative Strategic Reading (CSR) and the students taught by using conventional technique. The result showed that tcount was 6.7 and ttable was 2.00 in the level of significant 0.05 which means tcount was higher than ttable. Therefore, the null htpothesis (H0) was rejected and research hyphothesis (H1) was accepted. Finally, it could be concluded that CSR (Collaborative Strategic Reading) gives possitive effect toward students’ ability in reading.

Keywords: Collaborative Strategic Reading (CSR), Reading comprehension.


Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah CSR dapat memberikan dampak positif terhdap kemampuan membaca siswa kelas VIII SMP N 11 Padang. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan mengambil dua kelas sampel menggunakan cluster sampling, VIII B sebagai kelas kontrol, dan VIII C sebagai kelas eksperimen. Data dari penelitian ini adalah skor post-test dari reading test yang kemudian dianalisis menggunakan rumus t-test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang berarti dalam pemahaman membaca siswa yang diajar menggunakan Collaborative Strategic Reading (CSR) dengan siswa yang diajar menggunakan teknik konvensional. Hasil penelitian menunjukkan nilai hitung sebesar 6.7 dan ttabel sebesat 2.00 dengan taraf nyata 0.05 yang berarti thitung besar dari ttabel. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan hipotesis (H1) diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa CSR (Collaborative Strategic Reading) memberikan efek positif terhadp kemampuan membaca siswa.

Kata Kunci: Collaborative Strategic Reading (CSR), Reading comprehension.

The Effect of Number Head Together (NHT) Technique on Students’ Reading Comprehension At Tenth Year of SMA N 1 Bukittinggi

Penulis          : Mega Gusna Yanti / 1200972 / 2012 / KP

Pembimbing : 1. Prof. Rusdi, M.A., Ph.D

                        2. Dra. Aryuliva Adnan, M.Pd

Abstract

This research aims to see whether students who were taught by using Number Together technique had better reading comprehension than those who were taught by using technique used by English teachers in teaching reading which was called in this technique as conventional technique. The sample of this research was X IPA 3 as the experimental group which consists of 35 students and X IPA 5 as the control group which consists of 35 students. The data of this research was reading test (posttest) scores which were analyzed by using t-test. It was found that there was significantly difference on student’ reading comprehension of tenth year students who were taught by using Number Head Technique. The reasult showed that tcount was 8.73 and ttable was 2.00 in the level of significant 0.05 which means tcount was bigger than ttable. Finally, it could be concluded that the students who were taught by using Number Head Together technique had better reading comprehension thann those who were taught by using conventional technique.

Keywords: Number Head Together (NHT), Conventional technique and Reading comprehension


Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik NHT memiliki kemampuan memahami bacaan lebih baik dibandingkan siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik biasa yang di dalam penelitian ini diistilahkan dengan teknik conventional. Sample penelitian ini adalah X IPA 3 sebagai kelas experimen dan X IPA 5 sebagai kelas kontrol yang masing-masingnya terdiri atas 35 siswa. Data penelitian ini adalah nilai posttest siswa yang di analisis melalui uji-t. Berdasarkan data anlisis, ditemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai posttest siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Number Head Together. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa terhitung was 8.73 and tabel was 2.00 pada taraf nyata 0.05 yang artinya thitung was lebih besar dari tabel.. Berdasarkan hasil hitungan ini, disimpulkan bahwa siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik NHT memiliki kemampuan memahami bacaan yang lebih baik dibandingkan siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik biasa yang di dalam penelitian ini diistilahkan dengan teknik conventional di SMA N 1 Bukittinggi.

Kata Kunci: Number Head Together (NHT), Conventional technique and Reading comprehension.