Teaching Speaking by Using Australia – Asia Debate Strategy at Senior High School

Penulis          : Solihati / 1200969 / 2012 / KP

Pembimbing : Drs. Don Narius, M.Si.

Abstract

Speaking is a basic skill that should be mastered by students besides the other skills. However, they find difficultes to speak English. it is caused lack selself confident, lack vocabulary, they are difficult to pronounce the words, they have interest to learn English. Therefore, the writer choses Australia – Asia Debate strategy as a form of speaking practice to encourage students to be active, and confident in a discussion. So, they accustomed to express their ideas in English. In Australia – Asia Debate strategy, students are divided in two teams. They discuss the topic that is given by the teacher. The first team agrees with the topic and the second team disagrees about the topic. Each of team is given an opportunity to tell their ideas and responds the other arguments. By using this strategy, students are expected to improve their ability in speaking.

Key words: Speaking, Australia – Asia Debate strategy


Speaking adalah keterampilan dasar yang harus dimiliki siswa disamping keterampilan dasar lainnya. Namun, faktanya mereka sulit dalam berbicara. Hal ini disebabkan karena tidak percaya diri, kosata terbatas, sulit dalam pelafalan, dan kurangnya ketertarikan siswa dalam berbicara. Oleh karena itu penulis memilih Australia – Asia Debate sebagai salah satu bentuk praktek berbicara yang dapat mendorong siswa untuk aktif, percaya diri dalam sebuah diskusi, sehingga terbiasa mengungkapkan ide dalam bahasa inggris. Cara mengimplementasikan Australia – Asia Debate, siswa dibagi kedalam kelompok. Mereka diberikan sebuah topik. Kelompok pertama adalah setuju dengan topik dan kelompok kedua menentang topik. Masing–masing kelompok diberikan kesempatan menyampaikan ide dan memberikan tanggapan kepada kelompok lain. Dengan menggunakan strategi ini, siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berbicara.

Kata Kunci: speaking, Australia – Asia Debate strategy

Using Verbal Linguistics Intelligence Activity – Story Telling to Teach Narrative Text for Improving Speaking Ability of Grade 8 Junior High School Students

Penulis          : Rahmi Rahayu / 12261 / 2009 / KP

Pembimbing : Dr. Zul Amri, M.Ed.

Abstract

Makalah ini memaparkan tentang bagaimana cara meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan menggunankan aktifitas kemampuan verbal linguistik. Di awal proses pembelajaran, guru memaparkan informasi terkait dengan topik yang akan dipelajari. Informasi ini dapat mengingatkan kembali pengetahuan siswa tentang topik yang akan didiskusikan, serta dapat digunakan juga untuk mengetahui pemahaman siswa tentang topik tersebut. Kemampuan verbal linguistik dibutuhkan untuk memahami dengan baik informasi terkait topik yang dipelajari. Kemampuan verbal linguistik adalah kemampuan untuk memikirkan kata-kata dan menggunakannya untuk menyampaikan ide kepada orang lain. Siswa menggunakan kemampuan verbal linguistik ketika berbicara dengan yang lainnya. Dalam proses pembelajaran kemampuan ini sangatlah penting untuk mengetahui pemahaman siswa serta bagaimana meningkatkannya. Berdasarkan penjabaran tersebut, dengan meningkatnya kemampuan verbal linguistik siswa, siswa akan lebih mudah memahami topik yang akan dipelajari dan ini akan meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Karena semakin siswa memahami topik yang dipelajari maka siswa akan dengan mudah menyampaikan ide mereka tentang topik yang dipelajari.

Kata Kunci: Verbal Linguistic Intelligence Activities, Speaking

Teaching Speaking by Using Short Cartoon Movies to Senior High School Students

Penulis          : Fitrona Hadryanti /1201035 / 2012 / KP

Pembimbing : Drs. Don Narius, M.Si.

Abstract

Speaking ability is very important in English learning to make it easier for someone to exchange information or ideas with others. However, there are still many high school students having problems in speaking. Therefore, the teachers’ teaching techniques should consider increasing students’ motivation, confidence and maximizing speaking activities in the classroom. The use of short cartoon movies is one of the teaching techniques to help teachers tackle the problems. In this technique, students will watch a short cartoon movie based on the topics to be studied. After discussing the events in the movie, the teacher will lead students to be able retelling the movie in pairs in front of the class. By using this technique, students can increase their confidence to speak, reduce boredom due to the use of interesting media and also to improve their behavior through moral values in the story.
Key words: Speaking, Short Cartoon Movies


Kemampuan berbicara sangat penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk memudahkan seseorang untuk bertukar informasi atau ide dengan orang lain. Namun, masih banyak siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memiliki permasalahan dalam hal berbicara. Oleh karena itu, teknik pengajaran guru sangat perlu diperhatikan untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa serta memaksimalkan kegiatan berbicara dalam kelas speaking. Penggunaan film kartun pendek (short cartoon movies) merupakan salah satu teknik pengajaran untuk membantu guru mengatasi masalah tersebut. Pada teknik ini, siswa akan menonton sebuah film kartun pendek berdasarkan topik yang akan dipelajari. Setelah mendiskusikan kejadian-kejadian di dalam film, guru akan mengarahkan siswa untuk dapat menceritakan kembali film tersebut secara berpasangan di depan kelas. Melalui teknik ini, siswa dapat meningkatkan kepercayaan dirinya untuk berbicara, mengurangi kebosanan karena penggunaan media yang menarik serta meningkatkan aspek sikap mereka melalui nilai-nilai moral yang terdapat di dalam cerita.
Kata kunci: Speaking, Short Cartoon Movies.

Teaching Speaking By Using Talking Stick Technique For Senior High School Students

Penulis          : Ajeng Novia Anggraini / 1201028 / 2012 / KP

Pembimbing : Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt.

Abstract

Speaking merupakan salah satu dari empat elemen bahasa yang sangat penting untuk dikuasai guna menunjang kemampuan berbahasa seseorang. Berbicara merupakan proses menyampaikan sebuah ide dan informasi secara lisan kepada lawan bicara.Di Indonesia sendiri, bahasa Inggris sudah dipelajari dari mulai jenjang pendidikan terendah (taman kanak-kanak) sampai pada tingkat universitas. Hanya saja pada kenyataan di lapangan, tidak banyak siswa yang benar-benar mampu dan fasih berbicara dalam bahasa Inggris. Makalah ini akan membahas tentang salah satu metode atau teknik yang dapat digunakan untuk membuat pengajaran speaking dalam bahasa Inggris menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Metode yang akan dibicarakan adalah Talking Stick atau Tongkat Berbicara. Metode ini menggunakan sebuah tongkat kayu yang berfungsi sebagai penentu siapakah dalam sebuah grup yang berhak berbicara dalam diskusi. Dalam metode ini hanya pemegang tongkatlah yang memiliki hak untuk berbicara. Metode ini akan memudahkan siswa untuk lebih merasa nyaman ketika berbicara tanpa merasa takut untuk disela oleh temannya. Sangat direkomendasikan kepada pengajar untuk menggunakan Metode Talking Stick dalam pengajar speaking bahasa Inggris di kelas.

Kata kunci : Speaking, Talking Stick Technique.

Teaching Speaking By Using Talking Stick Technique For Senior High School Students

Penulis          : Ajeng Novia Aggraini / 1201028 / 2012 / KP

Pembimbing : Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt.

Abstract

Speaking merupakan salah satu dari empat elemen bahasa yang sangat penting untuk dikuasai guna menunjang kemampuan berbahasa seseorang. Berbicara merupakan proses menyampaikan sebuah ide dan informasi secara lisan kepada lawan bicara.Di Indonesia sendiri, bahasa Inggris sudah dipelajari dari mulai jenjang pendidikan terendah (taman kanak-kanak) sampai pada tingkat universitas. Hanya saja pada kenyataan di lapangan, tidak banyak siswa yang benar-benar mampu dan fasih berbicara dalam bahasa Inggris. Makalah ini akan membahas tentang salah satu metode atau teknik yang dapat digunakan untuk membuat pengajaran speaking dalam bahasa Inggris menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Metode yang akan dibicarakan adalah Talking Stick atau Tongkat Berbicara. Metode ini menggunakan sebuah tongkat kayu yang berfungsi sebagai penentu siapakah dalam sebuah grup yang berhak berbicara dalam diskusi. Dalam metode ini hanya pemegang tongkatlah yang memiliki hak untuk berbicara. Metode ini akan memudahkan siswa untuk lebih merasa nyaman ketika berbicara tanpa merasa takut untuk disela oleh temannya. Sangat direkomendasikan kepada pengajar untuk menggunakan Metode Talking Stick dalam pengajar speaking bahasa Inggris di kelas.

Kata kunci: Speaking, Talking Stick Technique