Prodi Sastra Inggris FBS UNP Gelar Pengabdian PIPN melalui Rumah Literasi Budaya di Nagari Koto Tangah Simalanggang

Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PIPN) bertajuk “Rumah Literasi Budaya: Penguatan Literasi Anak Berbasis Kearifan Lokal di Nagari Koto Tangah Simalanggang” pada 12 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi anak dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Kegiatan dipimpin oleh Sari Fitria, S.S., M.A., dosen Program Studi Sastra Inggris, bersama empat mahasiswa Sastra Inggris yang terlibat sebagai fasilitator. Selama kegiatan, tim mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas literasi, seperti membaca cerita rakyat, berdiskusi mengenai nilai-nilai budaya lokal, serta permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis.

Menurut Sari Fitria, penguatan literasi akan lebih bermakna apabila dikaitkan dengan lingkungan budaya yang dekat dengan kehidupan anak-anak. “Melalui Rumah Literasi Budaya, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga memahami identitas dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Nagari Koto Tangah Simalanggang. Kehadiran dosen dan mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan budaya literasi berbasis kearifan lokal.

Melalui program pengabdian ini, Program Studi Sastra Inggris FBS UNP terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus melibatkan mahasiswa dalam pengabdian yang berdampak.

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UNP Raih Silver Medal pada Ajang Inovasi Internasional di Shanghai

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Negeri Padang, Fransiska Lavenia R. Siallagan bersama tim, berhasil meraih Silver Medal pada Shanghai International Invention and Innovation Exhibition (SHIE) 2026 yang diselenggarakan oleh World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA) bekerja sama dengan Shanghai Invention Association.

Kompetisi inovasi internasional tersebut berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Shanghai, Tiongkok, dan mempertemukan peserta dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil inovasi mereka.

Keberhasilan ini menjadi salah satu prestasi yang membanggakan bagi Departemen Bahasa dan Sastra Inggris serta Universitas Negeri Padang. Pencapaian tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi, meningkatkan daya saing, dan mengukir prestasi di tingkat internasional.

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Lanjutkan Studi Doktor di University of Southampton

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Negeri Padang, Witri Oktavia, M.Pd., resmi melanjutkan studi jenjang doktor di University of Southampton, Inggris melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Witri akan menempuh pendidikan pada The School of Modern Languages and Linguistics, salah satu fakultas yang berfokus pada kajian bahasa, linguistik, dan komunikasi dalam konteks global. Kesempatan ini merupakan langkah penting dalam pengembangan kapasitas akademik sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian di Departemen Bahasa dan Sastra Inggris.

Keberangkatan Witri Oktavia diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan budaya akademik dan kolaborasi internasional, serta menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus mengembangkan kompetensi dan meraih prestasi di tingkat global.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNP Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi LAMDIK

Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 5–6 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring (tatap muka) ini merupakan bagian dari proses evaluasi untuk menilai mutu penyelenggaraan program studi serta komitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Asesmen Lapangan dilakukan oleh dua asesor LAMDIK, yaitu Prof. Dr. Ratna Sari Dewi, M.Pd. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pupung Purnawarman, M.Sc.Ed., Ph.D. dari Universitas Pendidikan Indonesia. Selama kegiatan berlangsung, asesor melakukan verifikasi terhadap berbagai aspek akademik dan nonakademik, termasuk tata kelola program studi, kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta capaian mahasiswa dan lulusan. Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNP berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperkuat posisinya sebagai salah satu program studi unggulan di bidang pendidikan bahasa Inggris.

Seminar Kewirausahaan Dorong Mahasiswa Bahasa Menjadi Inovator dan Pencipta Peluang

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan pada 23 Mei 2026 di Auditorium FBS UNP. Kegiatan yang diikuti oleh 175 mahasiswa dari Program Studi Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Sastra Jepang ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta memperluas wawasan mahasiswa mengenai peluang karier di era digital.

Dalam seminar tersebut, mahasiswa diajak untuk melihat kemampuan bahasa asing tidak hanya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga sebagai modal dalam menciptakan peluang usaha yang inovatif. Perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang semakin global membuka berbagai kesempatan bagi lulusan bahasa untuk mengembangkan ide, layanan, maupun produk yang memiliki nilai ekonomi. Sebagai bagian dari kegiatan, sejumlah mahasiswa mempresentasikan rancangan bisnis yang telah mereka susun, menunjukkan kreativitas dan potensi mereka dalam mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Seminar Studi Lanjut Bekali Mahasiswa dengan Wawasan Karier dan Pendidikan

Sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia pascakampus, Departemen Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang mengadakan Seminar Studi Lanjut 2026 di Auditorium FBS UNP pada 14 Mei 2026. Mengusung tema Building a Future: Career Planning and Higher Education Pathways, kegiatan ini memberikan informasi dan inspirasi mengenai berbagai pilihan karier serta peluang melanjutkan studi setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.

Seminar diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Departemen Bahasa Inggris dan menghadirkan sejumlah narasumber yang berbagi pengalaman akademik maupun profesional. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran mengenai langkah-langkah yang dapat dipersiapkan sejak dini untuk mengembangkan kompetensi, memperluas peluang karier, serta merencanakan pendidikan lanjutan sesuai minat dan tujuan masing-masing. Seminar ini menjadi salah satu bentuk komitmen departemen dalam mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

HMD Bahasa dan Sastra Inggris Gelar Rapat Koordinasi Program Kerja 2026

Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Bahasa dan Sastra Inggris menggelar rapat koordinasi program kerja pada 14 Mei 2026 di Ruang Sidang Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas arah program kerja HMD selama satu periode kepengurusan serta memperkuat koordinasi antara pengurus dan pembina organisasi.

Rapat dihadiri oleh para pembina HMD, yaitu Dra. An Fauzia Rozani Syafei, M.A., Shindu Krisnanda, M.Pd., dan Honesty Yonanda Ayudhia, M.Pd. Turut hadir pengurus inti HMD Bahasa dan Sastra Inggris yang terdiri atas Ketua HMD Irzam Binafsihi, Wakil Ketua Rasya Prasetyo, Sekretaris Umum Amora Yasinta, Wakil Sekretaris Fadli Kurnia, Bendahara Umum Refy Faustina, dan Wakil Bendahara Fazle Rabbi Muharram.

Dalam rapat tersebut, pengurus HMD memaparkan rancangan program kerja yang akan dilaksanakan selama tahun 2026, mulai dari kegiatan akademik, pengembangan minat dan bakat mahasiswa, hingga program pengabdian dan peningkatan kualitas organisasi mahasiswa.

Pembina HMD, Dra. An Fauzia Rozani Syafei, M.A., menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan kerja sama mahasiswa di lingkungan kampus.

“Program kerja yang disusun diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan mendukung perkembangan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, HMD Bahasa dan Sastra Inggris diharapkan dapat menjalankan program kerja secara terarah serta memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pihak departemen dalam mendukung kegiatan kemahasiswaan yang positif dan berkelanjutan.

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP Gelar Workshop Wujudkan Kampus Bermartabat Tanpa Kekerasan

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris (Basing), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar workshop bertema “Wujudkan Kampus Bermartabat Tanpa Kekerasan”  di Auditorium FBS UNP Air Tawar, Padang. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Departemen Basing FBS UNP dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Workshop ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya akademik yang saling menghormati, menjunjung etika, dan mengedepankan nilai kemanusiaan dalam kehidupan kampus.

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP, Dr. Yuli Tiarina, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampus yang bermartabat tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terciptanya lingkungan belajar yang bebas dari intimidasi, diskriminasi, perundungan, maupun kekerasan seksual.

“Seluruh civitas akademika memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan suasana kampus yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Melalui workshop ini, kita berharap tumbuh kesadaran bersama untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan di lingkungan kampus,” ujarnya.

Kegiatan workshop menghadirkan narasumber yang memberikan materi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, pentingnya komunikasi yang sehat, serta penguatan karakter mahasiswa dalam membangun budaya akademik yang positif.

Peserta workshop juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai tantangan yang dihadapi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif. Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif dengan berbagai masukan dari peserta.

Melalui kegiatan ini, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP berharap dapat memperkuat komitmen seluruh civitas akademika dalam mendukung terciptanya kampus bermartabat yang bebas dari kekerasan, sejalan dengan visi Universitas Negeri Padang sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berkarakter.

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP Gelar Workshop Percepatan Lulusan Tepat Waktu

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Workshop Percepatan Lulusan Tepat Waktu bagi mahasiswa angkatan 2022 di Auditorium FBS UNP Air Tawar. Kegiatan ini bertujuan membantu mahasiswa menyelesaikan studi sesuai target waktu melalui pendampingan akademik dan motivasi penyusunan tugas akhir.

Workshop diisi dengan pembahasan strategi penyelesaian skripsi, manajemen waktu, serta pentingnya komunikasi aktif dengan dosen pembimbing. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya departemen dalam meningkatkan kualitas akademik dan persentase kelulusan tepat waktu.

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP, Dr. Yuli Tiarina, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa konsistensi mahasiswa sangat penting dalam proses penyelesaian studi.

“Mahasiswa perlu menjaga komitmen dan tetap aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing agar proses penyusunan tugas akhir dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Melalui workshop ini, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP berharap mahasiswa lebih siap menyelesaikan studi tepat waktu dan mampu menjaga kualitas akademik selama proses penyusunan tugas akhir.

Workshop Kesetaraan Gender dan Sosialisasi PPK di Departemen Bahasa dan Sastra Inggris UNP

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang menyelenggarakan Workshop Konsep Kesetaraan Gender dan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK), Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Latihan Dasar Organisasi Mahasiswa dan Rapat Kerja Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) sebagai upaya membangun lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Ketua panitia, Dra. An Fauzia Rozani Syafei, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya nilai kesetaraan, etika, dan kepedulian sosial di lingkungan kampus. Sementara itu, Ketua Program Studi Sastra Inggris, Dr. Fitarawati, S.S., M.Pd., menegaskan bahwa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan.

Mewakili Dekan FBS, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Havid Ardi, S.Pd., M.Hum., menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa. Workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Satgas PPK UNP, yaitu Dr. Fatmariza, M.Hum., yang memberikan pemahaman mengenai kesetaraan gender, bentuk-bentuk kekerasan di perguruan tinggi, serta mekanisme pencegahan dan penanganannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kesetaraan gender, berani melaporkan tindakan kekerasan, dan turut berperan aktif dalam menciptakan budaya akademik yang aman, nyaman, dan beretika.