Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP Perkuat Kesiapan Tiga Prodi Menuju Akreditasi Unggul

Padang – Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP), menggelar kegiatan Persiapan Akreditasi Unggul bagi tiga program studi, yaitu Program Studi S1 Sastra Inggris, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang, dan Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli–2 Agustus 2026 di Guest House UNP Lubuk Minturun ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapan dokumen dan pemenuhan indikator dalam menghadapi proses reakreditasi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh tim taskforce akreditasi yang terdiri atas 36 dosen dan 5 tenaga kependidikan dari ketiga program studi. Selama tiga hari, peserta bekerja secara intensif melakukan evaluasi dokumen, penyelarasan data, pemetaan capaian indikator, serta penyusunan bukti pendukung sesuai instrumen akreditasi.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa akreditasi merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan FBS UNP.

Menurutnya, Program Studi S1 Sastra Inggris yang sebelumnya memperoleh peringkat A dari BAN-PT memiliki peluang besar untuk meningkatkan statusnya menjadi Akreditasi Unggul. Sementara itu, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang dan Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris yang saat ini berstatus Baik (B) dari LAMDIK diharapkan mampu meningkatkan seluruh aspek penilaian sehingga dapat meraih predikat Unggul pada periode akreditasi berikutnya.

Prof. Ermanto juga mengingatkan seluruh tim agar memanfaatkan waktu yang tersedia secara optimal. Mengingat masa berlaku akreditasi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang dan Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris akan berakhir pada 22 Maret 2027, dokumen reakreditasi harus sudah diajukan paling lambat 22 September 2026, sesuai ketentuan pengajuan enam bulan sebelum masa berlaku akreditasi berakhir.

“Persiapan akreditasi harus dilakukan secara serius, sistematis, dan berbasis data. Setiap indikator dalam instrumen akreditasi harus didukung oleh bukti implementasi yang menunjukkan budaya mutu dan kinerja akademik program studi,” tegas Prof. Ermanto.

Selama kegiatan berlangsung, tim taskforce membahas secara mendalam berbagai komponen utama dalam instrumen akreditasi, mulai dari visi, misi, tujuan, dan strategi pengembangan program studi, tata kelola, kurikulum, proses pembelajaran, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, luaran tridarma perguruan tinggi, hingga implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Setiap aspek ditelaah secara komprehensif untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar akreditasi yang berlaku.

Ketua Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi forum konsolidasi sekaligus penyamaan persepsi bagi seluruh tim penyusun dokumen akreditasi. Melalui kolaborasi lintas program studi, setiap unit dapat saling berbagi pengalaman, menyempurnakan data, serta mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperkuat sebelum proses asesmen berlangsung.

Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan komitmen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP dalam mendukung peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan. Dengan sinergi antara pimpinan fakultas, departemen, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan, diharapkan ketiga program studi mampu meraih predikat Akreditasi Unggul, sekaligus semakin memperkuat daya saing dan reputasi akademik Universitas Negeri Padang di tingkat nasional maupun internasional.

Dua Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Menjadi Pemateri Workshop TOEFL Teaching Strategies di UPA Bahasa Universitas Riau (UNRI)

Dua dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Witri Oktavia, S.Pd., M.Pd., dan Dinovia Fannil Kher, S.Pd., M.Pd. mendapat kehormatan sebagai pemateri dan instruktur dalam kegiatan Workshop TOEFL Teaching Strategies yang diselenggarakan oleh UPA Bahasa Universitas Riau. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta yang terdiri atas para pengajar bahasa Inggris dan instruktur TOEFL di lingkungan Universitas Riau.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajar dalam merancang strategi pembelajaran TOEFL yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kemampuan peserta didik dalam menghadapi tes TOEFL. Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai pendekatan pembelajaran untuk setiap sesi TOEFL, strategi mengajarkan listening, structure and written expression, serta reading comprehension, disertai praktik penyusunan materi dan simulasi pengajaran.

Kedua dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris membagikan pengalaman serta praktik terbaik dalam mengelola kelas persiapan TOEFL. Melalui sesi interaktif, peserta diajak mendiskusikan berbagai tantangan dalam pembelajaran TOEFL, menganalisis tipe-tipe soal yang sering muncul, serta menerapkan teknik pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman dan skor peserta tes.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi praktik dan diskusi kelompok yang memungkinkan mereka bertukar pengalaman serta memperoleh umpan balik langsung dari para instruktur. Dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang, suasana workshop berlangsung kondusif dan memberikan kesempatan bagi setiap peserta untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Undangan kepada dua dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebagai pemateri dan instruktur merupakan bentuk pengakuan terhadap kompetensi dan kepakaran dosen dalam bidang pengajaran bahasa Inggris, khususnya pembelajaran TOEFL. Kegiatan ini juga menjadi wujud penguatan kerja sama akademik antarlembaga serta kontribusi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dalam mendukung peningkatan kualitas pengajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi.

Dosen Depbing laksanakan kegiatan Internasional di Chiang Mai University

Salah satu dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Ainul Addinna, S.Pd., M.Pd yang tergabung dalam Tim Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan program Community Development di Faculty of Humanities, Chiang Mai University (CMU), Thailand, pada 21-24 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan implementasi program EQUITY THE Impact Ranking melalui tema Collaborative BIPA Program Between Universitas Negeri Padang and Chiang Mai University as a Form of Community Development for Strengthening Indonesian Language Competence and Global Partnership.

Tim tersebut terdiri atas Dr. Ayu Gustia Ningsih, M.Pd., dosen Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia, Ainul Addinna, S.Pd., M.Pd., dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, serta dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Putri Arisya Ningsih dan Rizan Akbar. Selama pelaksanaan kegiatan, tim berkolaborasi dengan sivitas akademika Faculty of Humanities Chiang Mai University dalam penyelenggaraan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pertukaran budaya, serta pengenalan budaya Minangkabau kepada peserta dari Chiang Mai University.

Kegiatan ini mengusung tema “UNP & CMU Collaboration: Showcasing Minangkabau Culture through Indonesian Language Drama”, dan bertujuan untuk memperkenalkan budaya Minangkabau melalui pementasan drama berbahasa Indonesia.

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Raih Akreditasi Unggul, Tegaskan Komitmen terhadap Mutu Pendidikan

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul setelah melalui proses asesmen yang dilaksanakan menggunakan instrumen terbaru LAMDIK 2.0. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan program studi sekaligus menjadi bukti nyata komitmen seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, tata kelola yang baik, serta peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Predikat Akreditasi Unggul merupakan hasil dari kerja keras seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para mitra yang telah berkontribusi dalam proses penyusunan dokumen, evaluasi diri, hingga pelaksanaan asesmen. Seluruh aspek yang dinilai, mulai dari tata pamong, kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, hingga luaran lulusan, menunjukkan kinerja yang sangat baik.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Yuli Tiarina, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja secara kolaboratif selama proses akreditasi berlangsung. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari dedikasi dan semangat kebersamaan seluruh tim dalam membangun budaya mutu di lingkungan program studi.

“Akreditasi Unggul bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat inovasi pembelajaran, menghasilkan lulusan yang kompeten, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ungkapnya.

Keberhasilan ini juga mencerminkan dukungan penuh dari pimpinan fakultas dan universitas dalam penguatan sistem penjaminan mutu, pengembangan sumber daya manusia, serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran. Berbagai program internasionalisasi, kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut.

Dengan diraihnya predikat Akreditasi Unggul, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris semakin optimistis untuk memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional, serta terus menghadirkan inovasi dalam bidang pendidikan bahasa Inggris. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mempertahankan budaya mutu dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris UNP Gelar Rapat Bulanan Bahas Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil 2026/2027

Padang – Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar rapat bulanan yang berlangsung di Ruang Sidang Departemen Bahasa dan Sastra Inggris pada Jumat (24/7). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris sebagai forum koordinasi dalam menyongsong pelaksanaan kegiatan akademik pada semester baru.

Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Dr. Yuli Tiarina, S.Pd., M.Pd. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan layanan akademik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Program Studi Sastra Inggris serta Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang.

Agenda utama rapat meliputi persiapan pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 serta evaluasi penyelenggaraan perkuliahan dan pelayanan akademik pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Pembahasan mencakup kesiapan perangkat pembelajaran, distribusi mata kuliah, jadwal perkuliahan, serta berbagai aspek pelayanan akademik kepada mahasiswa yang menjadi perhatian bersama.

Dalam sesi evaluasi, para dosen menyampaikan berbagai masukan terkait pelaksanaan pembelajaran pada semester sebelumnya. Berbagai capaian, kendala, serta rekomendasi perbaikan didiskusikan secara konstruktif sebagai dasar penyempurnaan proses akademik pada semester mendatang. Selain itu, rapat juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan akademik yang akan diterapkan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Rapat berlangsung dalam suasana yang aktif dan kolaboratif. Seluruh peserta memberikan kontribusi berupa saran dan masukan terhadap berbagai agenda yang dibahas. Melalui rapat bulanan ini, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris UNP berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan akademik guna mendukung terciptanya proses pendidikan yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.

Prodi Sastra Inggris FBS UNP Gelar Pengabdian PIPN melalui Rumah Literasi Budaya di Nagari Koto Tangah Simalanggang

Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PIPN) bertajuk “Rumah Literasi Budaya: Penguatan Literasi Anak Berbasis Kearifan Lokal di Nagari Koto Tangah Simalanggang” pada 12 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi anak dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Kegiatan dipimpin oleh Sari Fitria, S.S., M.A., dosen Program Studi Sastra Inggris, bersama empat mahasiswa Sastra Inggris yang terlibat sebagai fasilitator. Selama kegiatan, tim mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas literasi, seperti membaca cerita rakyat, berdiskusi mengenai nilai-nilai budaya lokal, serta permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis.

Menurut Sari Fitria, penguatan literasi akan lebih bermakna apabila dikaitkan dengan lingkungan budaya yang dekat dengan kehidupan anak-anak. “Melalui Rumah Literasi Budaya, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga memahami identitas dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Nagari Koto Tangah Simalanggang. Kehadiran dosen dan mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan budaya literasi berbasis kearifan lokal.

Melalui program pengabdian ini, Program Studi Sastra Inggris FBS UNP terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus melibatkan mahasiswa dalam pengabdian yang berdampak.

Mahasiswa UNP Antusias Ikuti Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (JLPT) di Universitas Bung Hatta

Padang – Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), khususnya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti Japanese Language Proficiency Test (JLPT) atau Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (UKBJ) yang diselenggarakan di Universitas Bung Hatta, Padang, pada Minggu, 5 Juli 2026. Pelaksanaan ujian ini merupakan salah satu agenda penting bagi pembelajar bahasa Jepang untuk mengukur kompetensi kebahasaan sesuai standar internasional yang ditetapkan oleh The Japan Foundation.

Sejak pagi, ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah di Sumatera Barat telah memadati Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta. Di antara peserta tersebut, mahasiswa UNP hadir dengan semangat tinggi untuk mengikuti ujian pada berbagai jenjang, mulai dari N5 hingga N2, sesuai dengan kemampuan dan target akademik masing-masing. Pelaksanaan JLPT tahun ini di Padang diikuti sekitar 1.650 peserta dari Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, dan daerah sekitarnya, menjadikannya salah satu lokasi penyelenggaraan JLPT terbesar di luar Pulau Jawa.

Bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNP, keikutsertaan dalam JLPT tidak hanya menjadi ajang evaluasi kemampuan berbahasa, tetapi juga merupakan investasi akademik dan profesional. Sertifikat JLPT diakui secara internasional dan menjadi salah satu persyaratan penting untuk melanjutkan studi ke Jepang, mengikuti program pertukaran mahasiswa, memperoleh beasiswa, maupun memasuki dunia kerja yang membutuhkan kompetensi bahasa Jepang.

Keikutsertaan mahasiswa UNP juga mencerminkan komitmen program studi dalam mendorong peningkatan kualitas lulusan agar memiliki daya saing global. Melalui pembelajaran yang terstruktur serta berbagai kegiatan pendukung, mahasiswa didorong untuk mencapai kompetensi bahasa Jepang yang sesuai dengan standar internasional sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Suasana pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif. Para peserta mengikuti seluruh tahapan ujian dengan penuh konsentrasi, didukung oleh panitia penyelenggara yang telah menyiapkan fasilitas serta prosedur pelaksanaan sesuai standar JLPT. Universitas Bung Hatta kembali dipercaya sebagai penyelenggara JLPT wilayah Sumatera bagian tengah yang meliputi Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau bekerja sama dengan The Japan Foundation.

Partisipasi aktif mahasiswa UNP dalam JLPT diharapkan dapat meningkatkan jumlah lulusan yang memiliki sertifikasi kemampuan bahasa Jepang bertaraf internasional. Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa secara individu, tetapi juga memperkuat reputasi Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNP dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

Melalui semangat belajar yang terus berkembang, mahasiswa UNP diharapkan mampu meraih hasil terbaik pada JLPT tahun ini serta menjadikan sertifikasi tersebut sebagai langkah awal untuk membuka peluang studi, penelitian, maupun karier di bidang bahasa dan budaya Jepang di masa mendatang.

Selain untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang, banyak mahasiswa UNP mengikuti JLPT karena termotivasi untuk memperoleh kesempatan mengikuti program magang di Jepang. Seiring meningkatnya kerja sama antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan perusahaan Jepang, kemampuan bahasa Jepang yang dibuktikan melalui sertifikat JLPT menjadi salah satu nilai tambah yang penting dalam proses seleksi. Oleh karena itu, mahasiswa memanfaatkan kesempatan mengikuti ujian ini sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai program magang internasional yang tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga memperluas wawasan budaya, meningkatkan keterampilan profesional, serta memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja global.

Motivasi tersebut menunjukkan bahwa JLPT tidak lagi dipandang sekadar sebagai ujian kompetensi bahasa, melainkan sebagai gerbang menuju berbagai peluang akademik dan karier di Jepang. Bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNP, keberhasilan memperoleh sertifikat JLPT diharapkan dapat membuka kesempatan mengikuti program magang industri, pertukaran pelajar, hingga melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di Jepang. Semangat inilah yang mendorong semakin banyak mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara serius dan mengikuti JLPT setiap periode penyelenggaraannya.

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UNP Raih Silver Medal pada Ajang Inovasi Internasional di Shanghai

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Negeri Padang, Fransiska Lavenia R. Siallagan bersama tim, berhasil meraih Silver Medal pada Shanghai International Invention and Innovation Exhibition (SHIE) 2026 yang diselenggarakan oleh World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA) bekerja sama dengan Shanghai Invention Association.

Kompetisi inovasi internasional tersebut berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Shanghai, Tiongkok, dan mempertemukan peserta dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil inovasi mereka.

Keberhasilan ini menjadi salah satu prestasi yang membanggakan bagi Departemen Bahasa dan Sastra Inggris serta Universitas Negeri Padang. Pencapaian tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi, meningkatkan daya saing, dan mengukir prestasi di tingkat internasional.

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Lanjutkan Studi Doktor di University of Southampton

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Negeri Padang, Witri Oktavia, M.Pd., resmi melanjutkan studi jenjang doktor di University of Southampton, Inggris melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Witri akan menempuh pendidikan pada The School of Modern Languages and Linguistics, salah satu fakultas yang berfokus pada kajian bahasa, linguistik, dan komunikasi dalam konteks global. Kesempatan ini merupakan langkah penting dalam pengembangan kapasitas akademik sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian di Departemen Bahasa dan Sastra Inggris.

Keberangkatan Witri Oktavia diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan budaya akademik dan kolaborasi internasional, serta menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus mengembangkan kompetensi dan meraih prestasi di tingkat global.

ASPBJI Korwil Sumbar-Riau Gelar Seminar dan Lokakarya Kajian Jepang, Dosen UNP Jadi Pembicara Undangan

Padang – Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI) Korwil Sumbar-Riau akan menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya ASPBJI Korwil Sumbar-Riau pada 24 Juni 2026 di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kajian Jepang di Era Global: Linguistik, Sastra, Budaya, dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Jepang.”

Seminar yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut menjadi wadah akademik bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi pendidikan bahasa Jepang untuk mendiskusikan perkembangan terbaru dalam kajian Jepang serta inovasi pembelajaran bahasa Jepang di era global.

Ketua ASPBJI Korwil Sumbar-Riau, Prisyanti Suciaty, S.Hum., M.Pd., dan Dekan FIB Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, M.Hum., dijadwalkan memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan.

Kegiatan ini menghadirkan Sawaki Sho, Tenaga Ahli Bahasa Jepang dari Japan Foundation, sebagai pemateri lokakarya. Sementara itu, Dr. Dini Maulia, S.S., M.Hum. dari Universitas Andalas akan tampil sebagai pembicara utama.

Menariknya, seminar ini juga menghadirkan sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera dan Riau sebagai pembicara undangan, salah satunya Damai Yani, S.Hum., M.Hum., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP). Selain Damai Yani, pembicara undangan lainnya adalah Dra. Dewi Kania Izmayanti, M.Hum. dari Universitas Bung Hatta dan Dr. Merri Silvia Basri, S.S., M.Pd. dari Universitas Riau.

Partisipasi dosen UNP dalam forum ilmiah ini menunjukkan kontribusi aktif sivitas akademika UNP dalam pengembangan kajian Jepang dan peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Jepang di tingkat regional. Kehadiran para akademisi lintas perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat jejaring keilmuan sekaligus menghasilkan gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan bahasa Jepang saat ini.

Panitia juga membuka kesempatan bagi dosen, guru, peneliti, dan mahasiswa untuk berpartisipasi sebagai pemakalah maupun peserta umum. Selain seminar, kegiatan ini akan menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam bidang linguistik, sastra, budaya Jepang, serta inovasi pembelajaran bahasa Jepang.

Melalui penyelenggaraan seminar dan lokakarya ini, ASPBJI Korwil Sumbar-Riau berharap dapat memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga pendidikan serta mendorong perkembangan kajian Jepang yang lebih adaptif terhadap tantangan global.