Padang – Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI) Korwil Sumbar-Riau akan menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya ASPBJI Korwil Sumbar-Riau pada 24 Juni 2026 di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kajian Jepang di Era Global: Linguistik, Sastra, Budaya, dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Jepang.”
Seminar yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut menjadi wadah akademik bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi pendidikan bahasa Jepang untuk mendiskusikan perkembangan terbaru dalam kajian Jepang serta inovasi pembelajaran bahasa Jepang di era global.
Ketua ASPBJI Korwil Sumbar-Riau, Prisyanti Suciaty, S.Hum., M.Pd., dan Dekan FIB Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, M.Hum., dijadwalkan memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan.
Kegiatan ini menghadirkan Sawaki Sho, Tenaga Ahli Bahasa Jepang dari Japan Foundation, sebagai pemateri lokakarya. Sementara itu, Dr. Dini Maulia, S.S., M.Hum. dari Universitas Andalas akan tampil sebagai pembicara utama.
Menariknya, seminar ini juga menghadirkan sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera dan Riau sebagai pembicara undangan, salah satunya Damai Yani, S.Hum., M.Hum., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP). Selain Damai Yani, pembicara undangan lainnya adalah Dra. Dewi Kania Izmayanti, M.Hum. dari Universitas Bung Hatta dan Dr. Merri Silvia Basri, S.S., M.Pd. dari Universitas Riau.
Partisipasi dosen UNP dalam forum ilmiah ini menunjukkan kontribusi aktif sivitas akademika UNP dalam pengembangan kajian Jepang dan peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Jepang di tingkat regional. Kehadiran para akademisi lintas perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat jejaring keilmuan sekaligus menghasilkan gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan bahasa Jepang saat ini.
Panitia juga membuka kesempatan bagi dosen, guru, peneliti, dan mahasiswa untuk berpartisipasi sebagai pemakalah maupun peserta umum. Selain seminar, kegiatan ini akan menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam bidang linguistik, sastra, budaya Jepang, serta inovasi pembelajaran bahasa Jepang.
Melalui penyelenggaraan seminar dan lokakarya ini, ASPBJI Korwil Sumbar-Riau berharap dapat memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga pendidikan serta mendorong perkembangan kajian Jepang yang lebih adaptif terhadap tantangan global.
