Rapat Koordinasi Tim Bahas Re-Akreditasi Sastra Inggris dan Pembentukan Tim Akreditasi Pendidikan Bahasa Jepang

Tim terkait menggelar rapat koordinasi awal dalam rangka persiapan re-akreditasi Program Studi Sastra Inggris dengan target peningkatan peringkat dari A menjadi Unggul. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan, tim penjaminan mutu, serta dosen yang akan terlibat langsung dalam proses akreditasi, jumat 24 April 2026.

Dalam rapat tersebut, dibahas langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mencapai target akreditasi unggul. Tim melakukan evaluasi awal terhadap capaian akreditasi sebelumnya, mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan, serta menyusun rencana kerja yang sistematis dan terukur. Penekanan diberikan pada penguatan kualitas tridarma perguruan tinggi, kelengkapan dokumen, serta pemenuhan indikator kinerja yang relevan.

Selain itu, Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang sudah menyelesaikan pembentukan tim akreditasi. Proses akreditasi Prodi Pendidikan Bahasa Jepang akan menggunakan borang terbaru, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif terhadap instrumen dan kriteria penilaian yang berlaku. Oleh karena itu, tim yang telah dibentuk diharapkan dapat segera beradaptasi, mempelajari pedoman terbaru, serta menyusun strategi pengumpulan data dan dokumen secara lebih sistematis dan sesuai standar.

Rapat Bulanan Departemen Bahas Proker, Re-Akreditasi, dan Kinerja Dosen

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menggelar rapat bulanan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola dan peningkatan mutu akademik. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan departemen serta seluruh dosen, dengan agenda utama membahas evaluasi dan pelaksanaan program kerja departemen.

Dalam rapat tersebut, dibahas perkembangan pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan sebelumnya. Setiap koordinator bidang menyampaikan capaian, kendala, serta rencana tindak lanjut guna memastikan seluruh program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Selain itu, rapat juga menyoroti persiapan re-akreditasi Program Studi Sastra Inggris dan Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang dengan target meraih peringkat unggul. Berbagai strategi disusun, termasuk penguatan dokumen pendukung, peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta optimalisasi kinerja seluruh sivitas akademika.

Agenda penting lainnya adalah pembahasan angka kredit dosen sebagai bagian dari proses kenaikan jabatan fungsional. Dalam sesi ini, dosen diberikan pemahaman terkait mekanisme pengajuan, pemenuhan syarat, serta pentingnya perencanaan karier akademik yang berkelanjutan.

Rapat juga membahas pengisian perjanjian kerja oleh dosen sebagai bentuk komitmen terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab selama satu periode ke depan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja individu sekaligus mendukung pencapaian target institusi.

Melalui rapat bulanan ini, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Pimpinan Departemen Berikan Wejangan kepada Calon Wisudawan Periode 142

Pimpinan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menggelar pertemuan bersama para calon wisudawan periode 142 yang akan dilaksanakan 5&6 April 2026 sebagai bentuk pembekalan menjelang kelulusan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh makna, dihadiri oleh jajaran pimpinan departemen serta mahasiswa yang akan segera menyelesaikan studinya, Kamis 2 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan departemen menyampaikan berbagai wejangan dan motivasi kepada para calon wisudawan. Mahasiswa diingatkan untuk senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi nama baik almamater, serta terus mengembangkan kompetensi diri di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Selain itu, para calon wisudawan juga didorong untuk tidak berhenti belajar dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Kemampuan berbahasa Inggris, berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi menjadi bekal penting yang perlu terus diasah setelah lulus dari bangku perkuliahan.

Pertemuan ini juga menjadi momen refleksi bagi mahasiswa untuk mengenang perjalanan akademik yang telah dilalui, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan sebelum resmi menyandang gelar sarjana. Pimpinan departemen turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan membawa nama baik institusi di berbagai bidang.

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadan

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai upaya mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan departemen, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang acara, menjadikannya momentum penting dalam memperkuat silaturahmi di lingkungan departemen.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menegaskan bahwa menjaga silaturahmi merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan kolaboratif.

“Silaturahmi menjadi fondasi penting dalam menciptakan kerja sama yang solid. Dengan hubungan yang baik antar civitas akademika, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya berbagi serta menumbuhkan empati, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Melalui kegiatan ini, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris terus berkomitmen untuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membangun nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di lingkungan kampus.

Selamat Dan Sukses Atas Raihan Akreditasi A Prodi S1 Sastra Inggris

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Padang menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Program Studi S1-Sastra Inggris  atas keberhasilannya meraih Akreditasi A dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Prodi Sastra Inggris dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu, unggul, dan berdaya saing. Predikat ini mencerminkan kualitas manajemen program studi, peningkatan kompetensi dosen, kualitas layanan akademik, serta keberhasilan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang profesional dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Dengan raihan ini, Prodi Sastra Inggris Universitas Negeri Padang semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu program studi yang berkualitas dan memiliki daya tarik tinggi bagi calon mahasiswa.

Rotasi Tendik, Selamat Bergabung Staf Administrasi

Keluarga Besar Departemen Bahasa dan Sastra Inggris Menyambut Hangat Tendik Baru dengan bangga menyambut anggota keluarga baru dalam tim Tenaga Kependidikan (Tendik) kami. Selamat bergabung kepada:

  • Zolianda Syafri, S.E. (Posisi, misal: Staf Administrasi Akademik)

Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung. Kehadiran Ibu Zolianda Syafri, S.E. diharapkan membawa semangat baru, profesionalisme, serta ide-ide segar untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan teknis di departemen kami.Semoga kolaborasi ini dapat memperkuat tim dan mendukung pencapaian tujuan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris ke depan. Selamat bekerja dan sukses selalu!

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Ajukan Perpanjangan Akreditasi melalui Instrumen LAMDIK 2.0

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris resmi mengajukan perpanjangan akreditasi dengan menggunakan instrumen terbaru LAMDIK 2.0 yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan. Pengajuan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan sesuai standar nasional pendidikan tinggi bidang kependidikan.

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menyampaikan bahwa penggunaan instrumen LAMDIK 2.0 menuntut kesiapan dokumen yang lebih komprehensif dan berbasis luaran (outcome-based). “Instrumen 2.0 tidak hanya menilai kelengkapan administrasi, tetapi juga menekankan pada capaian kinerja tridharma, tata kelola yang akuntabel, serta dampak lulusan di masyarakat,” ujarnya.

Dalam proses pengajuan perpanjangan akreditasi ini, tim penyusun telah melakukan evaluasi diri secara menyeluruh, mulai dari aspek visi dan misi, tata pamong, mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, hingga penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama. Seluruh data dan dokumen pendukung diverifikasi untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria dan indikator yang dipersyaratkan dalam LAMDIK 2.0.

Selain itu, program studi juga melakukan penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta penguatan sistem penjaminan mutu internal guna mendukung pencapaian standar yang ditetapkan. Kegiatan koordinasi dan pendampingan intensif dilakukan agar proses pengajuan berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur.

Melalui pengajuan perpanjangan akreditasi ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berharap dapat mempertahankan bahkan meningkatkan peringkat akreditasi sebelumnya, sekaligus memperkuat reputasi sebagai program studi yang unggul dan adaptif terhadap dinamika kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia.

23 Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Diinapkan untuk Tuntaskan Borang Akreditasi LAMDIK 2.0

Sebanyak 23 dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melaksanakan kegiatan inap bersama dalam rangka percepatan penyelesaian borang akreditasi LAMDIK 2.0 pada tanggal 13 sd 17 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif selama beberapa hari sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu dan tata kelola program studi sesuai standar yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menyampaikan bahwa strategi diinapkan dipilih agar seluruh tim dapat fokus, terkoordinasi, dan bekerja secara kolaboratif dalam menuntaskan dokumen akreditasi. “Penyusunan borang LAMDIK 2.0 memerlukan ketelitian tinggi, sinkronisasi data, serta eviden yang lengkap dan terukur. Dengan sistem inap, proses diskusi, validasi data, hingga penyelarasan narasi dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para dosen dibagi ke dalam beberapa tim sesuai dengan kriteria dan indikator akreditasi, mulai dari aspek tata pamong, mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, keuangan dan sarana prasarana, hingga luaran tridharma. Setiap tim bekerja menyusun, mereviu, dan memverifikasi dokumen pendukung agar selaras dengan instrumen terbaru LAMDIK 2.0 yang menekankan pada luaran berbasis kinerja (outcome-based).

Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bersama terhadap capaian program studi, termasuk evaluasi kurikulum berbasis OBE, kinerja penelitian dan pengabdian, serta kerja sama nasional dan internasional. Diskusi yang berlangsung secara intensif turut memperkuat komitmen kolektif dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan inap ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris optimistis dapat menyelesaikan seluruh dokumen borang secara komprehensif dan tepat waktu, sekaligus meningkatkan peluang meraih hasil akreditasi yang unggul. Upaya ini menegaskan keseriusan program studi dalam menjaga kualitas pendidikan dan memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa serta pemangku kepentingan.

Rapat Awal dan Koordinasi Akreditasi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menggelar rapat awal dan koordinasi dalam rangka persiapan akreditasi menggunakan instrumen terbaru dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris , tim penjaminan mutu, serta seluruh dosen yang terlibat dalam penyusunan dokumen akreditasi.

Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait mekanisme dan kriteria penilaian pada instrumen LAMDIK 2.0, sekaligus membagi tugas dan tanggung jawab tim sesuai dengan komponen yang dinilai. Dalam arahannya, Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menegaskan pentingnya kerja kolaboratif dan ketelitian dalam menyiapkan data dukung, mulai dari tata pamong, mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, hingga luaran Tridharma perguruan tinggi.

Selain pembagian tugas, rapat juga membahas timeline penyusunan borang, strategi pengumpulan eviden, serta mekanisme monitoring dan evaluasi internal. Tim sepakat untuk melakukan koordinasi rutin guna memastikan setiap indikator terpenuhi secara optimal dan sesuai standar yang ditetapkan.

Melalui rapat awal ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan proses akreditasi secara sistematis, terarah, dan berbasis mutu berkelanjutan. Diharapkan, langkah awal ini menjadi fondasi yang solid dalam meraih kembali hasil akreditasi yang unggul.

Pemilihan ulang Kaprodi Sastra

Program Studi Sastra melaksanakan pemilihan ulang Ketua Program Studi (Kaprodi) pada hari kamis 22 januari 2026 sebagai tindak lanjut dari penyesuaian kebijakan dan kriteria kepemimpinan akademik di lingkungan program studi. Salah satu kriteria utama yang ditetapkan adalah bahwa Kaprodi harus telah memperoleh gelar doktor (S3). Kaprodi Sastra terpilih yakni Dr. Fitrawati, S.S., M.Pd.

Pemilihan ulang ini dilakukan sebagai upaya menjaga keberlanjutan tata kelola akademik dan stabilitas kepemimpinan program studi. Kaprodi terpilih sebelumnya diketahui belum menyelesaikan studi doktoral. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kesinambungan kepemimpinan apabila yang bersangkutan harus melanjutkan studi, sebagaimana yang pernah terjadi pada dua Kaprodi sebelumnya.

Melalui pemilihan ulang ini, Program Studi Sastra berupaya memastikan bahwa pimpinan program studi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal tanpa terkendala kewajiban studi lanjutan. Kaprodi dengan kualifikasi doktor diharapkan mampu memberikan kepemimpinan yang lebih stabil, berkelanjutan, serta mendukung penguatan mutu akademik, penelitian, dan pengembangan kurikulum.

Proses pemilihan ulang Kaprodi dilaksanakan secara musyawarah dan demokratis dengan melibatkan dosen tetap program studi. Penetapan Kaprodi baru diharapkan dapat memperkuat tata kelola program studi serta mendukung pencapaian visi dan misi Program Studi Sastra ke depan.