Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Jepang di Medan menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Studi Lanjut: Memperluas Wawasan tentang Jepang dan Informasi Beasiswa MEXT” di Auditorium Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan mengenai peluang pendidikan tinggi di Jepang sekaligus memperkenalkan berbagai program beasiswa yang disediakan Pemerintah Jepang melalui skema MEXT (Monbukagakusho).
Kuliah umum tersebut dihadiri mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FBS UNP dan menghadirkan narasumber dari Konsulat Jenderal Jepang di Medan, yaitu Furunobu Koichi serta Sri Utari, S.S., M.A., dari bagian Humas, Kebudayaan, dan Pendidikan.
Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., dalam sambutannya mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memanfaatkan peluang internasional yang tersedia, termasuk kesempatan melanjutkan studi maupun berkarier di Jepang.
“Mahasiswa perlu memiliki semangat untuk terus berkembang dan membuka diri terhadap pengalaman global. Kesempatan studi lanjut melalui beasiswa MEXT merupakan peluang yang sangat baik untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas wawasan internasional,” ujarnya.
Menurut Prof. Ermanto, Jepang menawarkan banyak kesempatan pengembangan akademik dan profesional yang relevan dengan bidang bahasa, budaya, serta pendidikan. Ia menambahkan, sejumlah mahasiswa FBS UNP saat ini telah mengikuti program magang dan bekerja di Jepang, sehingga peluang tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa lainnya.
Sementara itu, Sri Utari menjelaskan bahwa tingginya minat mahasiswa Indonesia untuk belajar dan bekerja di luar negeri menjadi salah satu alasan diselenggarakannya kegiatan tersebut. Jepang, kata dia, menjadi salah satu negara tujuan favorit karena kemajuan teknologi dan kekayaan budayanya yang menarik perhatian generasi muda Indonesia.
“Banyak mahasiswa Indonesia tertarik melanjutkan studi ke Jepang karena ingin mempelajari teknologi sekaligus memahami budaya Jepang secara lebih mendalam,” katanya.
Dalam pemaparannya, Sri Utari juga menjelaskan berbagai informasi terkait beasiswa MEXT, mulai dari persyaratan pendaftaran, proses seleksi, hingga kehidupan akademik mahasiswa internasional di Jepang. Ia menekankan bahwa selain kemampuan akademik, tekad dan motivasi yang kuat menjadi faktor penting untuk meraih beasiswa tersebut.
“Salah satu kunci keberhasilan memperoleh beasiswa MEXT adalah adanya keinginan dan komitmen yang kuat dari calon penerima untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FBS UNP, Damai Yani, S.Hum., M.Hum., menilai kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa karena menghadirkan informasi langsung dari perwakilan pemerintah Jepang. Menurutnya, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai sistem pendidikan, budaya belajar, serta berbagai peluang studi lanjut yang dapat diakses.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif mengikuti sesi diskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai peluang kuliah di Jepang, pengalaman mahasiswa internasional, hingga strategi mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi beasiswa MEXT.
Melalui kegiatan ini, UNP berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk memanfaatkan kesempatan studi dan pengembangan karier di tingkat internasional, sekaligus memperkuat hubungan akademik dan kebudayaan antara Indonesia dan Jepang.
