Using Flashcard Of Cartoon Characters To Teach Vocabulary To Elementary School Students

Penulis          : Reisha Rahma Agus / 1205288 / 2012 / KP

Pembimbing : Dr. Zul Amri, M.Ed.

Abstract

Teaching English for young learners is one of the difficult things, if we remember there is more than a hundred thousand word of it. Moreover, something that should be remember is there might be many ways which is given by the teacher to teach vocabulary to Elementary school students in order to make them understand and comprehend each of the vocabulary given. Because of that, to encourage them to be more attractive in studying vocabulary, so that the teachers have to prepare one of an interesting, innovative and and creative. This paper will presents about one media which can get students’ attention in comprehending for those vocabularies., it is Flashcard of Cartoon Characters. Flashcard of Cartoon Characters is one of card media English learning which can help teacher to teach vocabulary for students based on the Cartoon characters in every their favorite movies.

Key Words: Vocabulary, Elementary School Students, Flashcard of Cartoon Characters


Mengajarkan kosa kata Bahasa Inggris kepada siswa sekolah dasar merupakan hal yang cukup sulit, mengingat terdapat ratusan ribu kata di dalam Bahasa Inggris tersebut. Namun, perlu diingat bahwa ada banyak cara yang bisa diberikan guru dalam mengajarkan kosa kata kepada siswa agar mereka mampu memahami dan menguasai setiap kosa kata yang diberikan. Oleh karena itu, agar siswa lebih tertarik dalam mempelajari kosakata tersebut, maka guru perlu mempersiapkan sebuah media yang menarik, inovatif dan kreatif. Dalam makalah ini akan dibahas sebuah media yang dapat menambah minat siswa di sekolah dasar dalam menguasai kosa kata tersebut, yaitu Flashcard Tokoh-Tokoh Kartun. Flashcard Tokoh-Tokoh Kartun merupakan media yang berbentuk kartu, yang mengajarkan tentang kosa kata Bahasa Inggris yang berisikan tokoh-tokoh film kartun yang mereka senangi.

Kata Kunci: Kosa kata, Siswa sekolah dasar, Flashcard Tokoh-Tokoh Kartun

An Analysis of The Sentence Types Used in The Theses Written By English Department’s Graduates of May 2016 Periode in Universitas Negeri Padang

Penulis          : Siska Umi Sovia / 1100963 / 2011 / KP

Pembimbing : 1. Prof. Dr. Mukhaiyar, M.Pd

                        2. Fitrawati, S.S, M.Pd

Abstract

The purpose of this research is to analyze the use sentence types and its problems in theses written by English Department’s graduates of May 2016 period in Universitas Negeri Padang. This research is a descriptive qualitative research. This research is conducted on the English Department’s graduates of May 2016 period in Universitas Negeri Padang. Out of 10 theses, there are 4 theses chosen as the samples of this research by using purposive random sampling technique. The data are obtained through secondary data.The findings of this research show that there are 4 four sentence types written by the students. Based on the 213 data analyzed, only 208 can be categorized as sentences while the other 5 data are sentence fragments. The details are 92 simple sentences, 103 complex sentences, 5 compound sentences, and 8 compound-complex sentences. Based on the data found, the most used sentence types are complex sentence followed by simple sentence.
Keywords : sentence types, thesis


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jenis kalimat dan masalah dalam penggunaannya dalam skripsi yang ditulis oleh mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Padang periode wisuda Mei 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan populasi penelitian mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Padang periode wisuda Mei 2016. Sampel penelitian ini berjumlah 4 skripsi dari 10 skripsi yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat empat jenis kalimat dalam skripsi mahasiswa yaitu simple, compound, complex, dan compound-complex sentence. Data dikumpulkan dengan menggunakan data sekunder. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa dari 213 data, hanya 208 yang bisa dikategorikan sebagai kalimat dengan rincian: 92 simple sentences, 103 complex sentences, 5 compound sentences, dan 8 compound-complex sentence. 5 data yang lain adalah sentence fragments yang merupakan bentuk masalah dari penggunaan jenis kalimat. Complex sentence merupakan jenis kalimat yang paling sering digunakan dan diikuti oleh simple sentence.
Kata kunci : sentence types, skripsi

The Effectivieness of Collaborative Strategic Reading (CSR) Strategy Toward VIII Grade Students’ Ability in Reading at SMP N 11 Padang

Penulis          : Putri Melco / 1200982 / 2012 / KP

Pembimbing : 1. Dr. Jufri, M.Pd

                        2. Dr. Ratmanida, M.Ed

Abstract

This research aimed to figure out whether CSR gives positive effect toward VIII Grade students’ ability in reading at SMP N 11 Padang. Since this reserach was experimental research, the sample of this research were VIII B as the control group and VIII C as the experimental group selected by using cluster sampling. The data of this research was reading test (posttest) scores which were analyzed by using t-test. It was found that there was significant difference on student’ reading comprehension of grade VIII students who were taught by using Collaborative Strategic Reading (CSR) and the students taught by using conventional technique. The result showed that tcount was 6.7 and ttable was 2.00 in the level of significant 0.05 which means tcount was higher than ttable. Therefore, the null htpothesis (H0) was rejected and research hyphothesis (H1) was accepted. Finally, it could be concluded that CSR (Collaborative Strategic Reading) gives possitive effect toward students’ ability in reading.

Keywords: Collaborative Strategic Reading (CSR), Reading comprehension.


Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah CSR dapat memberikan dampak positif terhdap kemampuan membaca siswa kelas VIII SMP N 11 Padang. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan mengambil dua kelas sampel menggunakan cluster sampling, VIII B sebagai kelas kontrol, dan VIII C sebagai kelas eksperimen. Data dari penelitian ini adalah skor post-test dari reading test yang kemudian dianalisis menggunakan rumus t-test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang berarti dalam pemahaman membaca siswa yang diajar menggunakan Collaborative Strategic Reading (CSR) dengan siswa yang diajar menggunakan teknik konvensional. Hasil penelitian menunjukkan nilai hitung sebesar 6.7 dan ttabel sebesat 2.00 dengan taraf nyata 0.05 yang berarti thitung besar dari ttabel. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan hipotesis (H1) diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa CSR (Collaborative Strategic Reading) memberikan efek positif terhadp kemampuan membaca siswa.

Kata Kunci: Collaborative Strategic Reading (CSR), Reading comprehension.

The Effect of Number Head Together (NHT) Technique on Students’ Reading Comprehension At Tenth Year of SMA N 1 Bukittinggi

Penulis          : Mega Gusna Yanti / 1200972 / 2012 / KP

Pembimbing : 1. Prof. Rusdi, M.A., Ph.D

                        2. Dra. Aryuliva Adnan, M.Pd

Abstract

This research aims to see whether students who were taught by using Number Together technique had better reading comprehension than those who were taught by using technique used by English teachers in teaching reading which was called in this technique as conventional technique. The sample of this research was X IPA 3 as the experimental group which consists of 35 students and X IPA 5 as the control group which consists of 35 students. The data of this research was reading test (posttest) scores which were analyzed by using t-test. It was found that there was significantly difference on student’ reading comprehension of tenth year students who were taught by using Number Head Technique. The reasult showed that tcount was 8.73 and ttable was 2.00 in the level of significant 0.05 which means tcount was bigger than ttable. Finally, it could be concluded that the students who were taught by using Number Head Together technique had better reading comprehension thann those who were taught by using conventional technique.

Keywords: Number Head Together (NHT), Conventional technique and Reading comprehension


Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik NHT memiliki kemampuan memahami bacaan lebih baik dibandingkan siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik biasa yang di dalam penelitian ini diistilahkan dengan teknik conventional. Sample penelitian ini adalah X IPA 3 sebagai kelas experimen dan X IPA 5 sebagai kelas kontrol yang masing-masingnya terdiri atas 35 siswa. Data penelitian ini adalah nilai posttest siswa yang di analisis melalui uji-t. Berdasarkan data anlisis, ditemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai posttest siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Number Head Together. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa terhitung was 8.73 and tabel was 2.00 pada taraf nyata 0.05 yang artinya thitung was lebih besar dari tabel.. Berdasarkan hasil hitungan ini, disimpulkan bahwa siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik NHT memiliki kemampuan memahami bacaan yang lebih baik dibandingkan siswa yang di ajar dengan menggunakan teknik biasa yang di dalam penelitian ini diistilahkan dengan teknik conventional di SMA N 1 Bukittinggi.

Kata Kunci: Number Head Together (NHT), Conventional technique and Reading comprehension.

 

An Analysis on Spelling Errors Made by the Second Grade Students of Office Administration Department of SMK Negeri 3 Padang in Writing a Personal Letter

Penulis          : Alfi Rahmi Rusyid / 1105989 / 2011/ KP

Pembimbing : 1. Drs. Saunir, M.Pd

                        2. Fitrawati, S.S., M.Pd

Abstract

This research discusses about spelling errors which are committed by the students in writing a personal letter. Participants in this research are Office Administration Students in SMK N 3 Padang, XI AP 1 class which consists of 24 students. The identified problems of this research are what kinds of spelling errors—insertion, omission, substitution, and transposition errors—which are committed by the students in writing a personal letter, and what kinds of parts of speech from spelling errors which are committed by the students. The objectives of this research are to find out what kinds of spelling error which are committed by the students, and what kinds of part of speech from spelling errors which are committed by the students. Writing test is an instrument that is used in this research. The result of this research shows that students commit all kinds of spelling errors in their writing, and students‟ spelling errors also occur in all kinds of parts of speech. Students‟ spelling errors mostly occur in substitution error in their writing. Then, noun part is the highest part which occurs from students‟ spelling errors.
Keywords: spelling, spelling errors, personal letter


Penelitian ini mengkaji tentang kesalahan ejaan kata yang dibuat siswa dalam surat personal. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Administrasi Perkantoran di SMK N 3 Padang, kelas XI AP 1 yang terdiri dari 24 siswa. Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah apa saja tipe-tipe kesalahan ejaan kata—penambahan, penghilangan, penggantian, dan perubahan posisi huruf—yang dibuat siswa dalam surat personal dan apa saja jenis kelas kata dari kesalahan ejaan kata tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe-tipe kesalahan ejaan kata yang dibuat siswa dalam surat personal dan jenis kelas kata dari kesalahan ejaan kata tersebut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa membuat semua jenis tipe-tipe kesalahan ejaan kata dan semua jenis kelas kata berdasarkan kesalahan ejaan kata tersebut. Siswa paling banyak membuat penggantian huruf dalam surat personal yang dibuatnya. Kemudian, kesalahan pengejaan kata tersebut paling banyak masuk pada kelas kata noun. Berdasarkan hal diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa siswa-siswi SMK N 3 Padang membuat semua tipe kesalahan pengejaan kata dan kesalahan pengejaan kata tersebut berada pada semua jenis kelas kata.
Kata kunci: ejaan kata, kesalahan pengejaan kata, surat personal

The Ability of English Department Student of UNP in Translating Phrasal Verbs in Sentences From English into Indonesian

Penulis          : Finy Annisa / 1100958 / 2011 / KP

Pembimbing : 1. Drs. Saunir, M.Pd

                        2. Drs. Don Narius, M.Si

Abstract

Speaking skill is the main thing to be mastered as the language teaching need oral production result. However, speaking skill can‟t be achieved easily as long as the use of inappropriate technique especially to the first formal school‟s learner young learner. This, teacher needs to give interesting technique so students could achieve speaking ability without any obstacle. One of technique to teach speaking is the use of Pass Ball Game. This activity involves the most favourite of children toys; ball. Students will play with the ball in line with the performing speaking skill. As a result, students will consider that English language is easy to be mastered and interesting lesson.
Keywords: Speaking Ability, Elementary School, Pass Ball Game


Kemampuan berbicara adalah hal yang utama untuk di kuasai mengingat pembelajaran dalam bidang bahasa tentu menitik beratkan pada kemampuan produksi oral. Namun hal ini tidak bisa direalisasikan selama teknik yang diberikan tidak tepat terutama kepada peserta didik kategori anak-anak. Maka guru perlu memberikan teknik yang menyenangkan agar kemampuan berbicara dapat di kuasai oleh anak-anak tanpa ada hambatan dan beban. Salah satu cara pengajaran bahasa Inggris untuk peningkatan skill berbicara adalah menggunakan teknik Pass Ball Game. Kegiatan yang dilakukan dalam permainan ini adalah melibatkan mainan kegemaran hampir semua anak-anak, yakni bola. Siswa akan bermain dengan cara bergantian bersamaan dengan meningkatnya kemampuan berbicara mereka. Alhasil, siswa berpandangan bahwa belajar bahasa mudah dan menyenangkan.
Kata Kunci: Kemampuan berbicara, Siswa sekolah dasar, Pass Ball Game

An Analysis of Accuracy in Translating a News Item Text Done by The First Grade Students of SMA N 2 Tilatang Kamang

Penulis          : Fikri Kurnia / 1100943 / 2011 / KP

Pembimbing : 1. Dr. Hamzah, M.A., M.M.

                        2. Drs. Saunir Saun, M.Pd.

Abstract

This research analyse the translation work of the students in translating a news item text from English into Bahasa Indonesia. The design of the research is descriptive research. The population of this research is the first grade students of SMA N 2 Tilatang Kamang, Agam of 2015/2016 academic year. The sample of this research are 35 students chosen by using simple random sampling technique. The focus of this research are the accuracy level of the students’ work in translating a news item and the errors made by the students that make the result of the students’ translation become less accurate or not accurate. The data obtained through translation test as the instrumentation of this research. The data are assessed by using accuracy rating instrument. The result of the research shows that the average score is 1.92, with 32 (91.43%) students of the population are in less accurate level. Based on the students’ translation test result, the errors made by the students related to the accuracy are the addition of the words or information which are not related to the context, the omission the essential words or information, the word-for-word translation, and inappropriate choices of word.

Keywords: translation, news item text, accuracy rating instrument


Penelitian ini mengkaji hasil terjemahan siswa dalam menerjemahkan sebuah news item text dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif (descriptive research). Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 2 Tilatang Kamang, Agam tahun ajar 2015/2016 yang terdiri dari empat kelas dan sampel penelitian ini berjumlah 35 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah begaimana tingkat ke akuratan hasil terjemahan siswa dalam menerjemahkan sebuah news item text serta kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas X sehingga didapatkan hasil terjemahan siswa tersebut less accurate atau not accurate. Data dikumpulkan melalui translation test sebagai instrumen yang digunakan dalam penelitian. Data yang didapat dari tes tersebut dinilai dengan menggunakan Accuracy Rating Instrument. Berdasarkan data yang diperoleh, ditemukan bahwa skor rata-rata didapatkan yaitu 1.92 yang dimana 32 siswa (91.43%) dari populasi dengan tingkatan less accurate. Temuan penelitian juga menunjukkan beberapa kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa adalah masalah yang berhubungan dengan keakuratan terjemahan siswa yang meliputi penambahan kata atau informasi yang tidak sesuai dengan konteks, penghilangan kata atau informasi penting, menerjemahkan kata-per-kata, dan pemilihan kata yang tidak tepat.

Kata kunci: translation, news item text, accuracy rating instrument

The Analysis Of Cultural Content in Reading Passages of The English Textbooks Bahasa Inggris for Senior High School Grade X-XII

Penulis          : Ana Sakinah / 1100971/2011/ KP

Pembimbing : 1. Dr. M. Zaim, M.Hum.

                        2. Dra. An Fauzia Rozani Syafei, M.A.

Abstract

This research is a descriptive research which is intended to reveal the cultural aspects and how cultural contents are presented in reading passages. The data in this research was obtained from the English textbooks entitled Bahasa Inggris for Senior High School grade X-XII written based on curriculum 2013 by Kemendikbud RI. This research employed the descriptive approach with the instrument was the cultural content checklist. After conducting the research, the cultural aspects found in the reading passages were religion and religious rituals; history and politics; foods and drinks; ecology; economy; leisure time, music, and arts; dressing; science and literature; social behaviors and etiquette; family and male-female relationship; naming systems; geographical names; cultural products; and tribe. Based on the data in this research, it was revealed that Indonesian cultural contents were dominantly used in the reading passages. Furthermore, the presentation of cultural contents was found in forms of monologues, dialogues, and pictures. Since Indonesian cultural contents dominated the reading passages, the evaluation towards these three textbooks need to be conducted. The cultural contents of the target culture need to be added into the reading passages.

Keywords: cultural contents, cultural content checklist, Indonesian culture, target culture, English textbooks


Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis aspek kultural dan menganalisis bagaimana konten kultural dipresentasikan dalam teks bacaan. Sumber data penelitian ini didapat dari buku teks berjudul Bahasa Inggris untuk SMA/MA kelas X, XI, dan XII yang ditulis berdasarkan kurikulum 2013 oleh Kemendikbud RI. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan instrumen berupa cultural content checklist. Setelah penelitian dilakukan, aspek kultural yang ditemukan dalam teks bacaan ketiga buku berjudul Bahasa Inggris tersebut adalah agama dan ritual keagamaan; sejarah dan politik; makanan dan minuman; pendidikan; ekologi; ekonomi; kegiatan di waktu senggang, music, dan seni; pakaian; sains dan literature; perilaku sosial dan etika; nama-nama geografis; produk kebudayaan; dan suku. Dari data konten kultural yang diperoleh pada penelitian, ditemukan bahwa kultur Indonesia digunakan lebih banyak dibandingkan kultur target (kultur Inggris dan Amerika Serikat). Sementara presentasi konten kultural ditemukan dalam bentuk monolog, dialog, dan gambar yang berfungsi memberi ilustrasi pada isi bacaan. Melihat lebih banyaknya konten kultural Indonesia dalam teks bacaan di buku ini, maka buku ini perlu dievaluasi kembali. Penambahan konten kultural target pada teks bacaan perlu dilakukan.

Kata Kunci: konten kultural, cultural content checklist, kultur Indonesia, kultur target, buku teks bahasa Inggris

 

Using Verbal Linguistics Intelligence Activity – Story Telling to Teach Narrative Text for Improving Speaking Ability of Grade 8 Junior High School Students

Penulis          : Rahmi Rahayu / 12261 / 2009 / KP

Pembimbing : Dr. Zul Amri, M.Ed.

Abstract

Makalah ini memaparkan tentang bagaimana cara meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan menggunankan aktifitas kemampuan verbal linguistik. Di awal proses pembelajaran, guru memaparkan informasi terkait dengan topik yang akan dipelajari. Informasi ini dapat mengingatkan kembali pengetahuan siswa tentang topik yang akan didiskusikan, serta dapat digunakan juga untuk mengetahui pemahaman siswa tentang topik tersebut. Kemampuan verbal linguistik dibutuhkan untuk memahami dengan baik informasi terkait topik yang dipelajari. Kemampuan verbal linguistik adalah kemampuan untuk memikirkan kata-kata dan menggunakannya untuk menyampaikan ide kepada orang lain. Siswa menggunakan kemampuan verbal linguistik ketika berbicara dengan yang lainnya. Dalam proses pembelajaran kemampuan ini sangatlah penting untuk mengetahui pemahaman siswa serta bagaimana meningkatkannya. Berdasarkan penjabaran tersebut, dengan meningkatnya kemampuan verbal linguistik siswa, siswa akan lebih mudah memahami topik yang akan dipelajari dan ini akan meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Karena semakin siswa memahami topik yang dipelajari maka siswa akan dengan mudah menyampaikan ide mereka tentang topik yang dipelajari.

Kata Kunci: Verbal Linguistic Intelligence Activities, Speaking