Workshop Bimbingan Teknis (Bimtek) Kampus Berdampak Perkuat Implementasi Program Mahasiswa Berkegiatan di Luar Program Studi

Dalam rangka mendukung implementasi program Kampus Berdampak dan memperluas wawasan sivitas akademika mengenai berbagai peluang pengembangan mahasiswa, Universitas Negeri Padang menyelenggarakan Workshop Bimbingan Teknis (Bimtek) (Jumat, 22/5-26) Kampus Berdampak yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta pengelola program studi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai berbagai program pembelajaran dan pengalaman belajar yang dapat diikuti mahasiswa baik di dalam maupun di luar negeri.

Pemateri pertama, Dr. Nofrion, M.Pd., Kepala Subdirektorat Inovasi Pembelajaran, PJJ, dan RPL Direktorat Akademik Universitas Negeri Padang, memaparkan materi mengenai Program Mahasiswa Berkegiatan di Luar Program Studi (MB-LPS) Tahun 2026 yang mengacu pada Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Dalam paparannya, Dr. Nofrion menjelaskan berbagai bentuk kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Kampus Berdampak, sekaligus mekanisme pengakuan kredit dan pengelolaan program di tingkat program studi.

Sementara itu, pemateri kedua, Desvalini Anwar, S.S., M.Hum., Ph.D., menyampaikan materi mengenai berbagai peluang kegiatan internasional yang dapat diikuti mahasiswa, seperti short course, student exchange (pertukaran pelajar), serta program akademik lainnya yang dilaksanakan di luar negeri. Beliau menjelaskan manfaat yang dapat diperoleh mahasiswa melalui pengalaman belajar lintas budaya, termasuk peningkatan kompetensi akademik, kemampuan beradaptasi, serta pengembangan jejaring internasional.

Dalam sesi tersebut, Desvalini Anwar juga menekankan pentingnya kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu modal utama untuk dapat berpartisipasi dalam program-program internasional. Penguasaan bahasa Inggris tidak hanya menjadi syarat administratif dalam banyak program luar negeri, tetapi juga menjadi keterampilan penting untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan bersaing di tingkat global. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka sejak dini agar dapat memanfaatkan berbagai peluang internasional yang tersedia.

Melalui workshop ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai berbagai program Kampus Berdampak, baik yang dilaksanakan di dalam negeri maupun di luar negeri. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong program studi dan mahasiswa untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai kesempatan pembelajaran yang tersedia guna mendukung pengembangan kompetensi, pengalaman, dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *