Mari Daftar Jadi Anggota Perpustakaan Nasional RI

Bagi civitas akademika Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS Universitas Negeri Padang yang mencari jurnal-jurnal terbaru dan bereputasi mari bergabung di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Caranya gampang dengan mendaftar secara online sebagai anggota Perpusnas RI untuk memperoleh nomor anggota dan password.

Setiap anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan telah memiliki nomor anggota yang sah, berhak memanfaatkan layanan koleksi digital online yang kami langgan (e-Resources).

Untuk menjadi anggota Perpusnas, silahkan lakukan pendaftaran secara online melalui http://keanggotaan.pnri.go.id, atau dengan mengunjungi gedung layanan Perpusnas di Jalan Salemba Raya 28 Jakarta Pusat / Jalan Merdeka Selatan 11 Jakarta Pusat.

Petunjuk / panduan penggunaan e-resources klik disini , dan jika ada pertanyaan / saran / keluhan terkait layanan koleksi e-Resources ini silahkan disampaikan melalui alamat email layanan_eresources@pnri.go.id dengan menyebutkan Nama dan nomor anggota, atau menghubungi Call Center Jasa Layanan Perpusnas di nomor 0800-1-737787

Angket Penilaian Kinerja Alumni

Padang, 10 Dsember 2015
Kepada Yang Terhormat
Pengguna Lulusan (stakeholder) / Calon Pengguna Lulusan
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang
Di Tempat

Sebagai dasar menjadi Program Studi yang baik dalam pendidikan perguruan tinggi, maka Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang, senantiasa berupaya meningkatkan mutu lulusan agar memiliki kompetensi yang handal dan professional di bidang Pendidikan Bahasa Inggris. Sebagai nilai tambah, sekarang ini Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNP memberikan tiga pilihan keahlian kepada mahasiswa yaitu English for Young Learners, Translation dan Interpreter. Continue reading “Angket Penilaian Kinerja Alumni”

Ana Sakinah Wakili Indonesia ke India

Ana Sakinah, Delegasi PPAN (Pertukaran Pemuda Antar Negara) tak ada yang mencolok dari dirinya. Dengan postur tubuh sedang, dia terlihat seperti mahasiswa kebanyakan. Apalagi, gaya hijabnya yang tak terlalu “rumit”, tapi tetap terlihat anggun. Apalagi ketika berdiskusi, banyak hal yang dikuasainya. Terutama di bidang pendidikan. Dia berpikir, pendidikan di Indonesia baik mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi mesti diubah.

Oleh EKA RIANTO, Padang

indopos.co.id – Namanya, Ana Sakinah. Padang Ekspres (group indopos.co.id), berjumpa pertama kali di Fakultas Teknik UNP, Selasa (13/10) lalu. “Bang, Ana mung kin agak telat. Tadi ada urusan yang harus dibereskan,” pesan Black- Berry Massenger (BBM) Ana ketika akan berjanji wawancara. Ya, dari jadwal yang telah disepakati, Ana akan meluangkan waktu untuk wawancara pada pukul 10.00.

Namun Ana baru datang setengah jam kemudian. Ana ternyata baru pulang dari India. Wanita kelahiran Bukitgombak, 24 Juli 1993 ini merupakan delegasi PPAN 2015 ke India. Dari Sumbar, dia sendiri yang diutus bersama 20 delegator lainnya dari daerah lain di Indonesia. Dia bersama delegator lainnya berangkat pada 5 September lalu dan baru kembali 16 September.

Untuk meraih kesempatan ini, rangkaian tes yang panjang mesti dilaluinya. Seratusan mahasiswa bersaing untuk meraih kesempatan itu. Tahapan demi tahapan dapat dilalui dengan baik. Hingga akhirnya, panitia seleksi menyatakan dirinya yang menjadi perwakilan Sumbar untuk Indonesia. Sepulang dari India, dia menyadari ternyata pola dan cara pendidikan di Indonesia masih belum maksimal. Dari pengalamannya ke Universitas Jawaharlal Nehru and Indian School of Business, didapatkan ternyata anak didik terutama mahasiswa mestinya lebih aktif.

Tidak seperti kebanyakan pendidikan di Indonesia, guru atau dosen yang lebih banyak berbicara. “Di sana, mahasiswanya aktif. Bahkan, terjadi perdebatan dalam perkuliahan antara mahasiswa. Dosen nanti yang menengahi,” kata putri dari pasangan Burhanuddin dan Syafni Hartati ini. Dia melihat di Sumbar, lebih banyak dosen atau guru yang berbicara.

Sehingga siswa atau mahasiswa monoton dibuatnya. “Saya inginnya seperti itu, siswa atau mahasiswa yang lebih aktif. Seperti konsep Kurikulum 2013. Hal ini jika diterapkan akan mengubah mutu pendidikan Indo nesia lebih baik lagi,” kata mahasiwa jurusan Bahasa Inggris UNP ini. Suasana kampus di India juga mendukung. Dia tak memungkiri, sistem pembelajaran di India masih kalah jauh dibandingkan di UNP bahkan UI sekalipun.

Fasilitas dan kesempatan menimba ilmu menjadi prioritas di kampus tersebut. Meski Ana termasuk mahasiswa yang aktif berorganisasi dan berprestasi, namun dia masih mengaku masih banyak kekurangan.

Hal ini menjadi tugas dan pekerjaan rumah Ana untuk menyebarkan pengalaman dan memotivasi mahasiswa lain. Ana yang juga pernah mewakili UNP dalam lomba debat berbahasa Inggris tingkat dunia di Malaysia akhir tahun lalu ini mengkritik mahasiswa yang tidak memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik. “Di sana tak ada namanya mahasiswa datang dan pulang. Di kampus tersebut banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah ilmu,” katanya. (*)

Sumber: http://www.indopos.co.id/

Continue reading “Ana Sakinah Wakili Indonesia ke India”

Aga Mahasiswa Berprestasi Tingkat UNP 2015

Lahir bulan Agustus 1992. Anak pertama dari keluarga Effendi. Bulan inilah yang diabadikan dalam penggalan nama awalnya, Aga Tas dari asal kata Agustus. Nama tersebut dijadikan lengkap dengan melekatkan gabungan nama kedua orang tua. Aga Tasrifan, itulah nama anak dari pasangan Effendi dan Arnis. Hingga pada saat ini, Aga Tasrian memiliki dua orang adik perempuan, Della Efni dan Suci Ramadhani.

Continue reading “Aga Mahasiswa Berprestasi Tingkat UNP 2015”

Alumni Registration

Salam Alumni Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS/FBSS/FPBS/FKSS Universitas Negeri Padang/IKIP Padang. Saat ini ketua Ikatan Alumni Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris adalah Drs. Jufri, M.Pd. milist alumni dapat bergabung pada jurdikbing dengan menghubungi Dr. Zul Amri, M.Ed. Untuk pendaftaran Grup WhatsApp melalui Havid Ardi, S.Pd., M.Hum.

Dalam menyukseskan akreditasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FBS Universitas Negeri Padang 2015, Kami mengundang Alumni Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP untuk mengisi Angket Tracer Study berikut:

Widya Febrina Wakili Sumbar dalam PPAN 2014

Widya Febrina mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP akan mengikuti Program Pertukaran Pemuda Antar Negara Indonesia-Korea yang diadakan Kemenpora pada tanggal 25 Oktober – 22 November 2014. Widya merupakan satu-satunya waki Provinsi Sumatera Barat yang akan berangkat bersama 33 peserta dari masing-masing provinsi di seluruh Indonesia.

Program pertukaran pemuda ini akan berlangsung selama satu bulan, terdiri atas program pre-departure training di Jakarta, fase Korea dan fase Indonesia. Kegiatan yang akan diikuti di fase Korea dan Indonesia anatara lain mengikuti berbagai kunjungan ke instansi pemerintahan negara, Kementerian, Kedubes, Universitas, sekolah-sekolah, penampilan budaya di berbagai tempat dan kegiatan homestay bersama orang tua angkat.

Angelika Kubanek, Technical Braunsweigh University Beri Kuliah Umum

kuliahJurusan  Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP) menggelar kuliah umum dengan menghadirkan Angelika Kubanek dan Technical University Braunsweig (TUB), Jerman pada hari Kamis, 23 Januari 2014 di Ruang Teater Tertutup FBS UNP .

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan kerjasama yang dilaksanakan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNP dengan  Technical University Braunsweig (TUB), Jerman.  Dr. Kurnia Ningsih, M.A. dalam sambutannya mengharapkan kerjasama ini terus berlanjut dan kuliah ini memberi manfaat bagi mahasiswa dan dosen.

Angelika Kubanek menyampaikan materi terkait hasil penelitian kebahasaan yang memberi wawasan bagi dosen dan mahasiswa. Kemudian juga disampaikan peluang beasiswa di Jerman oleh salah seorang putri dari Mimi Schluter yang merupakan alumni Jurusan Bahasa Inggris UNP yang saat ini menjadi dosen di Jerman.

Setelah Tamat Sastra Inggris Mau Kemana?

Banyak calon mahasiswa atau mahasiswa yang bertanya tanya kemana setelah tamat kuliah di Prodi Sastra Inggris? Berikut tulisan salah seorang lulusan Sastra Inggris FBS UNP, Kandra Wilko.

Ketika memilih jurusan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi peluang kerja adalah salah satu faktor yang menjadi faktor penentu. Peluang kerja sastra inggris itu banyak, coba simak tulisan ini dari awal hingga akhir.

Mungkin beberapa diantara keluarga atau kenalan anda ada yang “melecehkan” niat anda untuk kuliah di jurusan sastra inggris. Menurut mereka peluang kerja sastra inggris itu hanya menjadi guru les bahasa inggris, padahal tidak. Ada beragam jenis profesi dimana seorang sarjana sastra itu dibutuhkan oleh masyarakat.

Saya kutip dari situs universitas maranatha peluang kerja sastra inggris itu terdiri dari:

  1. Bidang Jurnalisme (Wartawan, Editor, Kolumnis, dll),
  2. Penerbitan, Pendidikan (Guru, Dosen, Guru Les),
  3. Public Relation, Sekretaris, Periklanan, Penerjemah dan Interpreter, Pariwisata (Tour Guide, Biro Perjalanan),
  4. Entertainer ( Aktor, Penyanyi, MC),
  5. Penulis,
  6. Bisnis Ekspor / Impor dan
  7. Wiraswasta

Peluang kerja sastra inggris yang telah saya sebutkan diatas ditegaskan lagi oleh universitas sanata dharma. Lulusan program studi Sastra Inggris dapat meniti karir di perusahaan industri yang menuntut kemampuan berbahasa Inggris, yaitu menangani

  1. kesekretariatan (korespondensi, pelaporan dalam bahasa Inggris, penerjemahan),
    hubungan masyarakat (public relations),
  2. pelatihan personalia;
  3. di dunia pendidikan, yaitu mengajar baik sebagai dosen, guru, maupun instruktur bahasa Inggris dan menjadi peneliti;
  4. di perusahaan media massa, yaitu menangani bidang penyuntingan (editing), penerbitan, dan jurnalisme, dan
  5. di lembaga swadaya masyarakat, yaitu ikut menangani pelatihan, pelaporan program.

Saya sendiri adalah lulusan sastra inggris universitas negeri padang, dan sekarang saya bekerja sebagai karyawan di perusahaan asuransi di Jakarta Selatan.

untuk para alumni sastra inggris yang lagi kebingungan baca aja tuturan kata dari dini di sini.

Sumber: Kandra Wilko

Etika Berkomunikasi dengan Dosen

cropped-unp.jpgUntuk etika berkomunikasi lewat telpon atau SMS, WA, FB dll. masing-masing dosen memiliki kebijakan sendiri-sendiri. Ada dosen yang mau dan nyaman dihubungi lewat telp rumah, HP namun juga ada yang hanya di kampus saja. Untuk itu cari tahu dulu gaya masing-masing dosen sebelum mengirim pesan atau menelpon.

Kemudian, sebagai mahasiswa kita tentu perlu memahami tentang etika berkomunikasi yang baik ketika tatap muka secara langsung dalam penyelenggaraan perkuliahan atau menemui dosen di jurusan.

Dalam komunikasi langsung lihat dulu situasi apakah dosen sedang makan, sedang bicara dengan rekannya, jangan langsung tiba-tiba muncul dan bertanya. Beri salam dan permisi, beri tahu anda ingin bicara dengan siapa jika lebih dari satu dosen yang sedang bersama.

Dalam komunikasi tidak langsung atau menggunakan media, permasalahan yang sering terjadi adalah mahasiswa yang tidak bisa menyusun kata-kata dengan baik pada saat berkomunikasi menggunakan media, baik saat menelepon, mengirim SMS, WA, message, maupun mengirim Email.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Beri salam di awal pembicaraan/tulisan anda, jangan langung pada maksud (terkadang terlalu to-the-point terkesan seperti melabrak atau menarget).
  2. Selalu sebutkan nama lengkap, program studi, dan institusi serta kepentingan anda (ingat bahwa memori handphone dosen tidak akan mampu menampung semua nama anda. Jangan terlalu yakin bahwa nomor anda disimpan oleh semua dosen sehingga seringkali hanya ada nomer tidak dikenal dan pesan singkat anda saja tanpa identitas).
  3. Sampaikan pesan yang diinginkan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menyingkat tidak dilarang, tetapi disarankan tidak melakukannya (menyingkat pesan menimbulkan kesan informal, dan karena kita tidak tahu kesibukan atau bagaimana mood dosen yang bersangkutan, penggunaan bahasa formal akan mengurangi kemungkinan dosen emosi karena sms anda sehingga tidak membalas pesan sama sekali. Jadi jangan tiba-tiba mengirim sms “bapak dimana?”.
  4. Jangan mengakhiri pesan dengan kata-kata yang bermakna perintah seperti “balas” atau “bls.” Hal itu merupakan tindakan yang tidak sopan.

Contoh: Assalamualaikum wr wb. Saya Citra mahasiswa IC kelas K1-2015. Boleh saya menemui Bapak untuk berkonsultasi pukul …. Wassalam.