Diseminasi Uji Kompetensi Asesor Skema Penerjemahan Teks Umum untuk Mahasiswa

Departemen Bahasa Inggris menyelenggarakan kegiatan diseminasi pada rabu, 21 Januari 2026 yang menghadirkan dua dosen yang telah mengikuti uji kompetensi sebagai asesor pada skema penerjemahan teks umum. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada sivitas akademika, khususnya mahasiswa, mengenai sertifikasi kompetensi penerjemahan serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing lulusan.

Dalam pemaparannya, para dosen menjelaskan bahwa skema penerjemahan teks umum merupakan skema sertifikasi yang menguji kemampuan seseorang dalam menerjemahkan teks-teks nonspesialis, seperti artikel populer, berita, brosur, korespondensi umum, dan teks informatif lainnya, dari bahasa sumber ke bahasa sasaran secara akurat, berterima, dan sesuai konteks. Skema ini menekankan penguasaan makna, tata bahasa, kosakata, serta kepekaan budaya dalam proses penerjemahan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa mahasiswa Departemen Bahasa Inggris yang dapat mengikuti uji kompetensi ini adalah mahasiswa yang telah memiliki dasar kemampuan kebahasaan yang memadai, terutama dalam pemahaman teks bahasa Inggris dan kemampuan menulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris dengan baik. Mahasiswa idealnya telah menempuh mata kuliah yang berkaitan dengan keterampilan membaca kritis, writing, dan pengantar penerjemahan.

Agar dinyatakan eligible secara kemampuan, mahasiswa perlu menunjukkan penguasaan beberapa aspek utama, antara lain pemahaman konteks teks, kemampuan menemukan padanan makna yang tepat, penggunaan struktur bahasa yang benar, serta konsistensi istilah. Selain itu, mahasiswa juga harus terlatih dalam melakukan analisis teks dan revisi hasil terjemahan secara mandiri.

DAlam pemaparannya, dua dosen tersebut juga menekankan pentingnya pembekalan kemampuan dasar penerjemahan sejak dini. Kemampuan dasar dalam menerjemahkan teks umum idealnya mulai diajarkan sejak semester awal hingga menengah, khususnya mulai semester 3 atau 4, melalui mata kuliah keterampilan berbahasa yang terintegrasi dengan latihan penerjemahan sederhana. Pembelajaran ini kemudian diperkuat pada semester lanjutan melalui mata kuliah penerjemahan yang lebih terstruktur dan aplikatif.

Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan mahasiswa memiliki gambaran yang jelas mengenai sertifikasi kompetensi penerjemahan teks umum serta dapat mempersiapkan diri secara akademik dan keterampilan untuk mengikuti uji kompetensi tersebut. Departemen Bahasa Inggris juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan standar kompetensi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *