Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Ajukan Perpanjangan Akreditasi melalui Instrumen LAMDIK 2.0

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris resmi mengajukan perpanjangan akreditasi dengan menggunakan instrumen terbaru LAMDIK 2.0 yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan. Pengajuan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan sesuai standar nasional pendidikan tinggi bidang kependidikan.

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menyampaikan bahwa penggunaan instrumen LAMDIK 2.0 menuntut kesiapan dokumen yang lebih komprehensif dan berbasis luaran (outcome-based). “Instrumen 2.0 tidak hanya menilai kelengkapan administrasi, tetapi juga menekankan pada capaian kinerja tridharma, tata kelola yang akuntabel, serta dampak lulusan di masyarakat,” ujarnya.

Dalam proses pengajuan perpanjangan akreditasi ini, tim penyusun telah melakukan evaluasi diri secara menyeluruh, mulai dari aspek visi dan misi, tata pamong, mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, hingga penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama. Seluruh data dan dokumen pendukung diverifikasi untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria dan indikator yang dipersyaratkan dalam LAMDIK 2.0.

Selain itu, program studi juga melakukan penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta penguatan sistem penjaminan mutu internal guna mendukung pencapaian standar yang ditetapkan. Kegiatan koordinasi dan pendampingan intensif dilakukan agar proses pengajuan berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur.

Melalui pengajuan perpanjangan akreditasi ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berharap dapat mempertahankan bahkan meningkatkan peringkat akreditasi sebelumnya, sekaligus memperkuat reputasi sebagai program studi yang unggul dan adaptif terhadap dinamika kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia.

23 Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Diinapkan untuk Tuntaskan Borang Akreditasi LAMDIK 2.0

Sebanyak 23 dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melaksanakan kegiatan inap bersama dalam rangka percepatan penyelesaian borang akreditasi LAMDIK 2.0 pada tanggal 13 sd 17 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif selama beberapa hari sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu dan tata kelola program studi sesuai standar yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menyampaikan bahwa strategi diinapkan dipilih agar seluruh tim dapat fokus, terkoordinasi, dan bekerja secara kolaboratif dalam menuntaskan dokumen akreditasi. “Penyusunan borang LAMDIK 2.0 memerlukan ketelitian tinggi, sinkronisasi data, serta eviden yang lengkap dan terukur. Dengan sistem inap, proses diskusi, validasi data, hingga penyelarasan narasi dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para dosen dibagi ke dalam beberapa tim sesuai dengan kriteria dan indikator akreditasi, mulai dari aspek tata pamong, mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, keuangan dan sarana prasarana, hingga luaran tridharma. Setiap tim bekerja menyusun, mereviu, dan memverifikasi dokumen pendukung agar selaras dengan instrumen terbaru LAMDIK 2.0 yang menekankan pada luaran berbasis kinerja (outcome-based).

Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bersama terhadap capaian program studi, termasuk evaluasi kurikulum berbasis OBE, kinerja penelitian dan pengabdian, serta kerja sama nasional dan internasional. Diskusi yang berlangsung secara intensif turut memperkuat komitmen kolektif dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan inap ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris optimistis dapat menyelesaikan seluruh dokumen borang secara komprehensif dan tepat waktu, sekaligus meningkatkan peluang meraih hasil akreditasi yang unggul. Upaya ini menegaskan keseriusan program studi dalam menjaga kualitas pendidikan dan memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa serta pemangku kepentingan.

Rapat Awal dan Koordinasi Akreditasi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menggelar rapat awal dan koordinasi dalam rangka persiapan akreditasi menggunakan instrumen terbaru dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris , tim penjaminan mutu, serta seluruh dosen yang terlibat dalam penyusunan dokumen akreditasi.

Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait mekanisme dan kriteria penilaian pada instrumen LAMDIK 2.0, sekaligus membagi tugas dan tanggung jawab tim sesuai dengan komponen yang dinilai. Dalam arahannya, Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menegaskan pentingnya kerja kolaboratif dan ketelitian dalam menyiapkan data dukung, mulai dari tata pamong, mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, hingga luaran Tridharma perguruan tinggi.

Selain pembagian tugas, rapat juga membahas timeline penyusunan borang, strategi pengumpulan eviden, serta mekanisme monitoring dan evaluasi internal. Tim sepakat untuk melakukan koordinasi rutin guna memastikan setiap indikator terpenuhi secara optimal dan sesuai standar yang ditetapkan.

Melalui rapat awal ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan proses akreditasi secara sistematis, terarah, dan berbasis mutu berkelanjutan. Diharapkan, langkah awal ini menjadi fondasi yang solid dalam meraih kembali hasil akreditasi yang unggul.

Pemilihan ulang Kaprodi Sastra

Program Studi Sastra melaksanakan pemilihan ulang Ketua Program Studi (Kaprodi) pada hari kamis 22 januari 2026 sebagai tindak lanjut dari penyesuaian kebijakan dan kriteria kepemimpinan akademik di lingkungan program studi. Salah satu kriteria utama yang ditetapkan adalah bahwa Kaprodi harus telah memperoleh gelar doktor (S3). Kaprodi Sastra terpilih yakni Dr. Fitrawati, S.S., M.Pd.

Pemilihan ulang ini dilakukan sebagai upaya menjaga keberlanjutan tata kelola akademik dan stabilitas kepemimpinan program studi. Kaprodi terpilih sebelumnya diketahui belum menyelesaikan studi doktoral. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kesinambungan kepemimpinan apabila yang bersangkutan harus melanjutkan studi, sebagaimana yang pernah terjadi pada dua Kaprodi sebelumnya.

Melalui pemilihan ulang ini, Program Studi Sastra berupaya memastikan bahwa pimpinan program studi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal tanpa terkendala kewajiban studi lanjutan. Kaprodi dengan kualifikasi doktor diharapkan mampu memberikan kepemimpinan yang lebih stabil, berkelanjutan, serta mendukung penguatan mutu akademik, penelitian, dan pengembangan kurikulum.

Proses pemilihan ulang Kaprodi dilaksanakan secara musyawarah dan demokratis dengan melibatkan dosen tetap program studi. Penetapan Kaprodi baru diharapkan dapat memperkuat tata kelola program studi serta mendukung pencapaian visi dan misi Program Studi Sastra ke depan.

Diseminasi Uji Kompetensi Asesor Skema Penerjemahan Teks Umum untuk Mahasiswa

Departemen Bahasa Inggris menyelenggarakan kegiatan diseminasi pada rabu, 21 Januari 2026 yang menghadirkan dua dosen yang telah mengikuti uji kompetensi sebagai asesor pada skema penerjemahan teks umum. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada sivitas akademika, khususnya mahasiswa, mengenai sertifikasi kompetensi penerjemahan serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing lulusan.

Dalam pemaparannya, para dosen menjelaskan bahwa skema penerjemahan teks umum merupakan skema sertifikasi yang menguji kemampuan seseorang dalam menerjemahkan teks-teks nonspesialis, seperti artikel populer, berita, brosur, korespondensi umum, dan teks informatif lainnya, dari bahasa sumber ke bahasa sasaran secara akurat, berterima, dan sesuai konteks. Skema ini menekankan penguasaan makna, tata bahasa, kosakata, serta kepekaan budaya dalam proses penerjemahan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa mahasiswa Departemen Bahasa Inggris yang dapat mengikuti uji kompetensi ini adalah mahasiswa yang telah memiliki dasar kemampuan kebahasaan yang memadai, terutama dalam pemahaman teks bahasa Inggris dan kemampuan menulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris dengan baik. Mahasiswa idealnya telah menempuh mata kuliah yang berkaitan dengan keterampilan membaca kritis, writing, dan pengantar penerjemahan.

Agar dinyatakan eligible secara kemampuan, mahasiswa perlu menunjukkan penguasaan beberapa aspek utama, antara lain pemahaman konteks teks, kemampuan menemukan padanan makna yang tepat, penggunaan struktur bahasa yang benar, serta konsistensi istilah. Selain itu, mahasiswa juga harus terlatih dalam melakukan analisis teks dan revisi hasil terjemahan secara mandiri.

DAlam pemaparannya, dua dosen tersebut juga menekankan pentingnya pembekalan kemampuan dasar penerjemahan sejak dini. Kemampuan dasar dalam menerjemahkan teks umum idealnya mulai diajarkan sejak semester awal hingga menengah, khususnya mulai semester 3 atau 4, melalui mata kuliah keterampilan berbahasa yang terintegrasi dengan latihan penerjemahan sederhana. Pembelajaran ini kemudian diperkuat pada semester lanjutan melalui mata kuliah penerjemahan yang lebih terstruktur dan aplikatif.

Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan mahasiswa memiliki gambaran yang jelas mengenai sertifikasi kompetensi penerjemahan teks umum serta dapat mempersiapkan diri secara akademik dan keterampilan untuk mengikuti uji kompetensi tersebut. Departemen Bahasa Inggris juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan standar kompetensi nasional.

Rapat Bulanan Departemen Bahas Pemilihan Ulang Kaprodi dan Penguatan Akademik

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris melaksanakan rapat bulanan pada Jumat, 9 Januari 2026. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan departemen, para ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari agenda rutin evaluasi dan perencanaan kegiatan akademik.

Agenda utama rapat adalah pemilihan Ketua Program Studi (Kaprodi) untuk melanjutkan periode, dikarenakan kaprodi menjabat harus melanjutkan studi. Proses pemilihan berlangsung secara musyawarah dan demokratis, dengan mempertimbangkan kinerja, komitmen, serta visi pengembangan program studi ke depan. Diharapkan hasil pemilihan ini dapat memperkuat tata kelola akademik dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Terpilih Rifki Oktoviandry, S.Pd., M.Hum sebagai kaprodi terpilih.

Selain itu, rapat juga membahas pelaksanaan workshop pembuatan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Workshop ini direncanakan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan penyelarasan kurikulum dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Para dosen diharapkan dapat menyusun RPS yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

Agenda berikutnya adalah sosialisasi dan evaluasi terkait pengisian Beban Kerja Dosen (BKD). Pimpinan departemen menekankan pentingnya ketepatan waktu dan kelengkapan data BKD sebagai bagian dari tanggung jawab profesional dosen serta penilaian kinerja akademik untuk penilaian kenaikan jabatan fungsional.

Rapat ditutup dengan diseminasi informasi mengenai sertifikasi kompetensi penerjemahan teks umum bagi mahasiswa. Program sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, daya saing, dan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang kebahasaan dan penerjemahan.

Melalui rapat bulanan ini, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, serta pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa secara berkelanjutan.

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris kembali melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, administrasi, serta tata kelola program studi. Kegiatan ini berlangsung pada 9 & 10 desember 2025 dan melibatkan auditor dari Gugus Penjaminan Mutu Fakultas Bahasa dan Seni.

Ketua Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menyampaikan bahwa audit ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. “AMI adalah momen evaluasi bagi kami untuk melihat apa saja yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu ditingkatkan. Ini bagian dari komitmen departemen dalam menjaga mutu pembelajaran dan layanan,” ujarnya.

Proses audit mencakup pemeriksaan dokumen, wawancara dengan beberapa dosen dan tenaga kependidikan, serta peninjauan fasilitas pendukung pembelajaran. Auditor menilai berbagai aspek, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan akademik, capaian pembelajaran, hingga manajemen data dan layanan administrasi.

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris berharap dapat terus memperkuat budaya mutu serta memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dua Dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris UNP Ikuti Diklat Pembuatan MUK 19 Skema baru di LSP UNP

Witri Oktavia, M.Pd. dan Ainul Addinna, S.Pd., M.Pd. mengikuti Diklat pembuatan MUK (Materi Uji Kompetensi) untuk 13 skema baru dari LSP Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan oleh LSP UNP di Rektorat Bagonjong lt.2 5-6 Desember 2025. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Materi Uji Kompetensi tersebut siap dan dapat digunakan untuk kegiatan asesi pada masing-masing skema. Adapun 13 Skema tersebut adalah:

  1. Skema Sertifikasi Okupasi System Administrator
  2. Skema Sertifikasi Klaster Perwujudan Karya Lukisan
  3. Skema Sertifikasi Klaster Pembuatan Perencanaan Pelaksanaan Assesment Center
  4. Skema Sertifikasi KKNI Kualifikasi 5 Bidang Perpustakaan
  5. Skema Sertifikasi Okupasi Penyelia Halal
  6. Skema Sertifikasi Klaster Mengendalikan Kualitas Produk Jati
  7. Skema Sertifikasi Okupasi Operator Komputer
  8. Skema Sertifikasi Klaster Pemeriksaan Laboratorium Biologi Molekuler dengan Metode PCR
  9. Skema Sertifikasi Okupasi Penerjemah Teks Umum
  10. Skema Sertifikasi Okupasi Data Analyst
  11. Skema Sertifikasi Okupasi Associate Data Analyst
  12. Skema Sertifikasi Klaster Massage and Teraphy
  13. Skema Sertifikasi Klaster Pelaksanaan Penyediaan Informasi Akuntansi Keuangan

Dosen Depbing diharapkan mengikuti Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana

Dirjen Risbang membuka program PKM tanggap darurat bencana di Sumbar. Jika Bapak/Ibu Dosen berminat untuk menyusun proposal dan Template juga sudah bisa diunduh pada link dibawah Bapak Ibu🙏🏻

Assalamualaikum wr wb Yth Bapak Ibu kami informasikan, hasil rapat kordinasi dengan Dirjen Risbang bahwa Dirjen Risbang akan meluncurkan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana yg pembuatan proposalnya dilakukan 1-2 hari ini (Pedoman sdg difinalkan). Masing-masing daerah yang terdampak PT/Universitasnya bisa mengusulkan 4-5 Proposal. Untuk itu bagi bapak ibu yg berminat untuk membuat proposal dalam melakukan Program Pengabdian Tanggap Darurat ini untuk koordinasi dan informasi silahkan bergabung dalam Grup pada tautan ini https://chat.whatsapp.com/KQOg1DUHSUPJzFDFYOPlqG terima kasih atas perhatian Bapak Ibu.🙏🏻

Pengumuman: Perpanjangan Kuliah Daring hingga 6 Desember 2025

Sesuai dengan surat edaran sebelumnya tentang pelaksanaan perkuliahan secara daring, mengingat besarnya dampak bencana maka disimpulkan perkuliahan daring diperpanjang hingga tanggal 6 Desember 2025. Fiharapkan Civitas akademika Universitas Negeri Padang senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan dan tetap memperhatikan situasi di lingkungan masing-masing