Proposal PPK Ormawa dari Mahasiswa Depbing lolos Pendanaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Proposal PPK Ormawa Mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris yang tergabung dalam UKBA (Unit Kegiatan Bahasa Asing) UNP lolos seleksi Nasional dan layak memperoleh pendanaan sebesar 35 juta rupiah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2024. 

Tim PPK Ormawa UKBA ini disupervisi oleh dosen Depbing, ibu Delvi Wahyuni, S.S., M.A dan terdiri dari tujuh orang mahasiswa Depbing. Mahasiswa tersebut antara lain; Ihsan Ananda Fajar, Nabila Tisa Lathifah, Muhammad Aprido Putra, Nurfadila, Prisha Aulia, Risya Iqlima Syahrul, dan Yayang Dwi Sakinah. 

PPK Ormawa sendiri merupakan program dari Kemendikbudristek yang memberikan kesempatan kepada Perguruan Tinggi untuk mengusulkan proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas organisasi mahasiswa di lingkup kampus sekaligus mengembangkan softskills dan kemampuan lain yang mendukung kompetensi mahasiswa seperti kerjasama tim dan kemampuan berorganisasi. 

Dalam prosesnya, proposal yang dihasilkan oleh Ormawa akan diseleksi di tingkat UNP sebelum diteruskan untuk seleksi nasional. Terdapat 19 proposal PPK Ormawa yang lolos di tingkat UNP dan dilanjutkan ke dalam tahap seleksi nasional. Dari 19 proposal tersebut, hanya dua proposal saja yang tembus untuk didanai, termasuk proposal dari Ormawa UKBA. 

Secara nasional, hanya 600 proposal Ormawa dari lebih dari 2760 proposal dari seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia yang didanai oleh Kemendikbudristek. 

Sosialisasi Peluang Kerja di Jepang bagi lulusan PRODI JEPANG UNP

Sebuah Perusahaan Jepang yang berkantor pusat di Prefektur Shizuoka, FLAIR, memberikan sosialisasi peluang kerja untuk lulusan Prodi Pendidikan Bahasa Jepang yang tertarik untuk bekerja di Jepang. 

Sosialisasi ini diadakan di Auditorium FBS (Kamis, 30 Mei) dengan mendatangkan lulusan, dan mahasiswa aktif prodi Pendidikan Bahasa Jepang. Acara ini dibuka dengan pemaparan dari perwakilan dari FLAIR, Mr. Nishihara Hirofumi, Mr. Katsuyoshi Tanaka, dan Mr. Saugi Husain. 

Dalam penjelasannya, perusahaan ini memberikan peluang bagi orang Indonesia untuk bekerja di berbagai outlet premium Jepang sebagai pelayan toko retail dengan visa Gijinkoku. Gaji kotor yang ditawarkan berada di kisaran 230.000 yen sebelum dipotong oleh pajak dan biaya akomodasi lainnya. 

Untuk bisa ikut bekerja dengan visa Gijinkoku ini, lulusan prodi Jepang harus memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal JLPT N3 serta mampu berkomunikasi dengan baik. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dengan pihak perusahaan Jepang. Dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh mahasiswa, pihak Jepang memberikan apresiasi yang sangat besar karena besarnya autusias mahasiswa terkait program yang mereka tawarkan. 

Perwakilah perusahaan Jepang kemudian akan kembali berkunjung ke UNP pada bulan September untuk melakukan penjajakan lebih dalam dengan pihak Universitas. 

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Raih Juara di Lomba BUNKASAI UBH 2024

Prestasi yang membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNP setelah menjuarai beberapa kategori lomba Bunkasai UBH XI tahun 2024. 

Festival kebudayaan Jepang (Bunkasai) yang merupakan acara rutin tahunan ini diselenggarakan oleh Prodi Sastra Jepang Universitas Bung Hatta selama dua hari, Sabtu-Minggu (25-26 Mei 2024). 

Berbagai cabang perlombaan pada festival ini berhasil dijuarai oleh mahasiswa prodi Bahasa Jepang UNP. Juara 1 Shuji Umum (Kaligrafi Jepang) oleh Aisyah Nayla Khairi (Angkatan 2022), Juara 2 Shuji Umum oleh Alyaa Nabilla (Angkatan 2022), Juara 2 Lomba Cerdas Cermat tingkat Universitas oleh Diah Pitaloka, Tiara Mustika dan Vennia Delia Isra (Angkatan 2022), serta juara 3 Singing Contest oleh Dwi Rifa Nindia (Angkatan 2021).  

Proposal Tim PKM Depbing lolos tingkat Nasional

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) perwakilan Departemen Bahasa dan Sastra Inggris berhasil menembus tingkat nasional dengan judul proposal “Kelorina: Peningkatan Kapasitas PKK Desa Simatalu dalam Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Alternatif Pangan Ekonomis Bergizi dalam Upaya Pencegahan Stunting. 

Tim PKM yang diketuai oleh mahasiswa Bahasa Inggris, Fahmi Aulia Rahman (TM 2022) ini berada di bawah bimbingan Ibu Witri Oktavia, M.Pd. 

Proposal ini masuk ke dalam skema Pengabdian Kepada Masyarakat (PM) yang bertujuan untuk memberikan kontribusi dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang ada di lokasi. Untuk kegiatan Kelorina ini sendiri nantinya akan diadakan di desa Simatalu yang berada di Kepulauan Mentawai. 

8 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Tuntaskan Program Magang di Jepang

Sebanyak 8 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNP yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2020 telah menyelesaikan program magang di hotel di Jepang dan telah kembali ke Indonesia. 

Mahasiswa yang telah menyelesaikan satu tahun magang di berbagai hotel di Jepang ini kemudian bersilaturahmi dengan pimpinan FBS dengan didampingi oleh Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Jepang. 

Selama berkegiatan magang, mahasiswa mendapatkan banyak manfaat seperti meningkatnya keberanian dalam berkomunikasi bahasa Jepang, dan pengetahuan tentang etos kerja orang Jepang. 

Dekan FBS Prof. Dr. Ermanto, S.Pd, M.Hum mendukung kegiatan magang Jepang ini. Dalam penyampaiannya, dekan yang telah melakukan monitoring dan melihat langsung kegiatan magang mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jepang di Jepang ini mengatakan bahwa mahasiswa berkesempatan langsung berlatih dan mempraktekkan bahasa Jepang mereka dalam situasi nyata. 

“Dengan adanya program magang ke Jepang ini, prodi Jepang akan semakin diminati dan akan mampu menghasilkan lulusan yang berpengalaman di dunia kerja Jepang” tambah Prof. Ermanto. 

Dekan FBS dan Dosen Prodi Bahasa Jepang Monitoring Mahasiswa Magang di Jepang

Dekan FBS, Prof. Dr. Ermanto, S. Pd , M.Hum, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Damai Yani, S.Hum, M.Hum, dan dua orang dosen Prodi Jepang Nova Yulia, S.Hum, M.Pd dan Maulluddul Haq, S.Hum, M.Arts melakukan kunjungan sekaligus monitoring kepada mahasiswa Prodi Jepang yang sedang melakukan magang di Jepang. 

Kegiatan monitoring ini dilakukan selama 3 hari (17-19 April 2024) dengan mengunjungi salah satu lokasi magang mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNP yang berada di hotel Suimeikan Gero yang berada di Prefektur Gifu. 

Rombongan UNP juga melakukan pertemuan dengan Presiden Plan-Do, Hirabayashi-sacho di Tokyo, dan mengevaluasi kegiatan magang yang telah berlanjut selama lebih dari satu tahun ini. Pihak Plan-Do juga memberikan beberapa poin penting dan harapan yang besar lagi terhadap mahasiswa gelombang berikutnya, khususnya dalam persiapan kemampuan bahasa Jepang dan pengetahuan tentang sikap dan etika kerja orang Jepang. 

Dari tanggal 18-19 April, rombongan UNP beserta pihak Plan-Do bertemu langsung dengan delapan orang mahasiswa UNP yang sedang magang di Hotel Suimeikan. Dekan dan para dosen bahasa Jepang menanyakan langsung kepada mahasiswa bagaimana pengalaman kerja mereka selama di Jepang. Mahasiswa ditugaskan di berbagai restoran dan cafe yang berada di hotel dan bertugas untuk melayani tamu restoran yang datang. Diskusi dan tanya jawab pun berlangsung selama kurang lebih satu jam. 

Selama menginap di hotel Suimekan, rombongan FBS melihat langsung bagaimana mahasiswa bertugas dalam melayani tamu di restoran. Semua pelayanan dilakukan dengan menggunakan bahasa Jepang. Mahasiswa juga terlihat mampu menjelaskan menu yang disajikan dan melayani permintaan tamu dengan baik. 

4 Dosen dan 3 orang mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris Ikuti Sosialisasi Layanan Apostille dan Penerjemah Tersumpah

Bukittinggi. Sebanyak empat orang perwakilan dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP diundang untuk mengikuti sosialisasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Barat yang digelar di TripleTree Hotel Bukittinggi selama dua hari (Kamis-Jumat) tanggal 4-5 Maret 2024. 

Acara sosialisasi dengan tajuk “Sosialisasi Layanan Apostille dan Penerjemah Tersumpah” ini diikuti oleh Kepala Departemen Basing, Dr. Yuli Tiarina, S.Pd, M.Pd., Koordinator Prodi Sastra Inggris, Delvi Wahyuni, S.S, MA, Witri Oktavia, S.Pd, M.Pd (dosen dan anggota Himpunan Penerjemah Indonesia), serta Maulluddul Haq, S.Hum., M.Arts dosen penerjemahan bahasa Jepang. Sedangkan tiga orang mahasiswa adalah Annisa Tul Khair, Dinda Syukrina, dan M. Wisnu Purbo. Penyuluhan ini juga diikuti oleh akademisi dan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Sumatera Barat. 

Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan wawasan kepada masyarakat tentang proses legalisasi dokumen untuk keperluan di luar negeri, peran dari penerjemah tersumpah (sworn translator) dan proses aposti; yakni sebuah proses verifikasi cap atau tanda-tangan agar dokumen yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah dapat diakui di luar negeri. Proses aposti ini juga bertujuan untuk menghapuskan persyaratan tradisional legalisasi, dan menggantikan proses legalisasi dengan penerbitan sertifikat apostille tunggal oleh otoritas kompetern di negara asal dokumen. Dokumen-dokumen yang biasanya membutuhkan proses ini berupa dokumen hukum seperti akte kelahiran, kartu keluarga, ijazah, dan-lain-lain. 

Dalam sambutannya, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Puliana Pendah Harsiwi, S.H., M.M berharap agar para akademisi dan mahasiswa yang hadir di acara sosialisasi ini dapat menjadi jembatan informasi bagi masyarakat yang masih belum mengetahui seluk beluk dalam menerjemahkan dokumen resmi negara. 

Adapun materi sosialisasi antara lain sebagai berikut; Peran lembaga sertifikasi profesi dalam memberikan jaminan bagi Civitas Akademica menjalani profesi penerjemah tersumpah, dengan narasumber seorang dosen dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Kebijakan dan cara memperoleh layanan Apostille di Kementerian Hukum dan HAM oleh Direktorat Otoritas Pusat Hukum Internasional Ditjen AHU Kemenkumham RI. Peran penerjemah tersumpah dalam menerjemahkan dokumen yang dipakai di dalam dan luar negeri oleh Penerjemah tersumpah Sumatera Barat. Layanan certak sertifikat Apostille di kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat. 

Pimpinan FBS UNP, Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dan LPK Hikari perkuat kerjasama di bidang magang mahasiswa ke Jepang.

Padang. Dekan FBS UNP beserta dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang menyambut kedatangan pimpinan LPK Hikari, Epi Dahlan, dalam rangka peningkatan kerja sama magang mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jepang ke negeri matahari terbit. 

Pertemuan ini dilaksanakan di ruang dekan FBS pada hari Senin, 4 Maret 2024. Mahasiswa prodi Jepang sendiri telah mengikuti Program Magang Internasional melalui kerjasama dengan pihak Hikari ini sejak tahun 2022, dan telah memberangkatkan 15 orang mahasiswa pada tahun 2022, dan 33 mahasiswa selama rentang tahun 2023 yang bekerja di beberapa hotel dan penginapan di Jepang.  Saat ini, masih terdapat 29 mahasiswa aktif yang sedang melaksanakan Program Magang Internasional di Jepang yang tersebar di berbagai prefektur di Jepang, dan 14 diantaranya akan kembali ke Indonesia pada bulan April. 

Kegiatan magang di hotel dan penginapan di Jepang ini memiliki dampak yang sangat besar bagi mahasiswa prodi Jepang. Disamping mendapatkan gaji yang cukup, mahasiswa juga terlatih dalam menggunakan bahasa Jepang dengan native speaker secara langsung. Ini akan meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa untuk berkomunikasi dengan bahasa Jepang. 

Dalam kesempatan penguatan kerja sama ini, Epi Dahlan selaku pimpinan Hikari mengundang pimpinan FBS dan dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jepang untuk melakukan evaluasi dan monitoring magang. Ini bertujuan agar pihak kampus dapat melihat langsung situasi kerja mahasiswa di Jepang. 

“Direncanakan kegiatan monitoring ke Jepang ini akan dilakukan di pertengahan bulan April 2024” Ujar Epi Dahlan.

Targetkan bentuk Tim Debater, Departemen Basing adakan Workshop NUDC dan KDMI

Padang. Departemen Bahasa dan Sastra Inggris mengadakan Workshop National University Debate Competition (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) pada hari Minggu (3/3) bertempat di Auditorium FBS, UNP. 

Acara ini menghadirkan narasumber yang telah berpengalaman dalam menjuarai baik lomba debat nasional berbahasa Inggris (NUDC) maupun berbahasa Indonesia (KDMI). Narasumber yang diundang antara lain Muhammad Ilham Firdaus (1st Champion, 5th best Speaker NUDC wilayah I 2023, 2nd Runner up KDMI 2022), Siska Saputri (Best Speaker KDMI 2023), dan Imam Rasyid (Gold Medal or Best Novice Speaker of NUDC 2022). Workshop ini juga dimoderatori oleh Dr.Phil. Salam Mairi, M.Sc. Tesol.  Yang merupakan National Adjudicator NUDC & NSDC sekaligus dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris UNP. 

Dalam sambutannya, ketua pelaksana workshop, Yati Aisya Rani., S.Pd. M.Pd. melaporkan bahwa acara ini diikuti oleh 35 mahasiswa yang berasal dari berbagai Jurusan di lingkungan FBS. Dosen yang sering disapa dengan miss Yati ini juga menyampaikan bahwa tujuan dari lokakarya debat ini adalah untuk memberikan pengenalan mengenai lomba National University Debate Competition (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), sekaligus sebagai pelatihan bagi mahasiswa untuk menjadi seorang debater yang handal dan mampu bertanding di tingkat nasional maupun internasional. 

Acara ini dibuka oleh Kepala Departemen Basing yang diwakili oleh Koordinator Prodi Sastra Inggris, Delvi Wahyuni, S.S., M.A. Dalam arahannya, Koordinator Prodi Sasing mengharapkan workshop ini dapat melahirkan calon-calon debater yang menjadi delegasi dan mampu meraih prestasi di lomba bertaraf nasional seperti debat NUDC dan KDMI ini. 

Delvi Wahyuni, juga menambahkan bahwa banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengikuti perlombaan ini. Selain meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris, mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman bertanding dan berkesempatan untuk pergi ke luar negeri jika berhasil meraih juara di tingkat Nasional. 

Selain itu, saat ini UNP sangat serius dalam meningkatkan potensi mahasiswa dalam berprestasi karena akan berdampak kepada IKU Universitas maupun Prodi. Oleh karena itu, bagi mahasiswa yang berhasil menyabet juara di tingkat Nasional akan mendapat insentif berupa pemotongan UKT, tambah Ibu Koordinator Prodi. 

Sebagai penutup, beliau juga menaruh harapan besar agar mahasiswa departemen bahasa Inggris tidak alergi untuk ikut kegiatan ekstra-kurikuler. Dengan mengikuti ekskul seperti debate ini akan membuka banyak pintu kesempatan. Manfaatkan waktu senggang dengan mengikuti kegiatan yang dapat menggali minat dan bakat anda dan akan bermuara kepada prestasi. 

Prestasi menunggu bagi mahasiswa yang mau mencoba. Insentif akan diraih jika anda juara. Dan Peluang kerja akan terbuka lebar karena anda adalah mahasiswa berprestasi, tambah dosen yang sering disapa dengan Miss Delvi ini.   

PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG JALIN KERJASAMA DENGAN CONVI DAN PT ORION HARMONI MANDALA

Selasa 27 Februari 2024

Dalam rangka mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Prodi Pendidikan Bahasa Jepang kembali menjalin kerjasama magang ke Jepang dengan perusahaan Jepang CONVI dan PT Orion Harmoni Mandala (OHM). 

Rangkaian kerjasama dilakukan di ruang sidang FBS pada Selasa 27 Februari 2024. Dalam acara ini, Dekan FBS UNP Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum menyambut kedatangan Yoshiro Nabeshima, CEO CONVI Co., Ltd. dan Adzkar Fikrul, Manager Program Magang PT Orion Harmoni Mandala (OHM). 

Pembahasan mengenai peluang kerjasama berupa kegiatan magang bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr. Havid Ardi, M.Hum. dan didampingi oleh Koordinator Prodi, Damai Yani, M.Hum., dan Koordinator Magang, Meira Anggia Putri, S.S., M.Pd. beserta perwakilan dosen Prodi Jepang. 

Wakil Dekan I menyampaikan bahwa FBS sangat mendukung upaya kerjasama yang dilakukan oleh kedua belah pihak karena dapat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa bahasa Jepang, khususnya di bidang bahasa Jepang. Selain itu hal ini juga akan membuka peluang kerja setelah mereka lulus nanti. 

PT OHM dan CONVI juga menjelaskan bahwa mereka telah berpengalaman dalam mengirim ratusan mahasiswa Indonesia yang berada di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk bekerja di Jepang. 

Pada diskusi ini, kedua belah pihak membahas isu-isu penting terkait apa saja persyaratan dalam mengikuti magang, lokasi magang, bidang terkait, dan aturan-aturan lainnya. 

Prodi Pendidikan Bahasa Jepang telah mengirim banyak mahasiswa untuk magang ke Jepang sejak tahun 2021. Sebagian besar mahasiswa berkegiatan di bidang perhotelan. Dengan ini, Prodi Jepang berharap dapat membuka peluang yang lebih besar bagi mahasiswa untuk dapat merasakan kesempatan untuk bekerja langsung di Jepang. 

Pembahasan kerja sama ini ditutup dengan pemberian cenderamata oleh CEO CONVI, Yoshiro Nabeshima, yang diterima Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, Damai Yani, S.Hum., M.Hum.