Mahasiswa Prodi Jepang kembali raih Juara 2 di lomba Presentasi Bahasa Jepang.

Prestasi yang membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa prodi pendidikan Bahasa Jepang UNP atas nama Syahrul Ramadhan, karena berhasil meraih juara dua lomba presentasi bahasa Jepang regional Sumatera Barat-Riau. Lomba yang diadakan pada Kamisi tanggal 19 Oktober 2023 dilaksanakan di Balairung Caraka Gedung B, Kampus Proklamator I Ulak Karang, Universitas Bung Hatta. Lomba Presentasi Bahasa Jepang wilayah Sumbar-Riau ini adalah yang kedua dan disponsori oleh The Japan Foundation Jakarta dan memiliki tema “Teknologi dan Kita” dan diikuti oleh mahasiswa dan umum. 

Pada lomba presentasi bahasa Jepang kedua ini, prodi pendidikan bahasa Jepang UNP mengirimkan 5 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2022. Lomba ini sendiri diikuti oleh 12 orang peserta dari berbagai kampus di wilayah Sumbar-Riau seperti Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, Universitas Riau dan Universitas Bung Hatta. 

Dalam presentasinya, Syahrul menyorot tentang kegunaan media sosial khususnya Instagram dalam menghadapi masalah sosial seperti bulying di sekolah, dan lain-lain. Ia juga menekankan bahwa media sosial dapat juga dimanfaatkan dalam memberikan kesadaran sosial kepada khalayak ramai. 

Salah satu juri lomba yang berasal dari The Japan Foundation, Shigemura Miyoko memuji kemampuan Syahrul dalam menjawab pertanyaan. Ia mampu berkomunikasi dengan baik, tidak hanya menjawab pertanyaan, tapi juga mampu menjabarkan dengan contoh, ujar Shigemura. 

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris adakan Seminar Series “English for Young Learners 2023”

Acara Seminar Series “English for Young Learners Tahun 2023 yang bertemakan “Engaging Young Learners through Effective Teaching Strategies” dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Bahasa dan Seni, Dr. Havid Ardi, S.Pd. M.Hum di Auditorium FBS UNP Lantai 4.  Seminar yang dilaksanakan pada tanggal 30 September 2023 ini merupakan bagian dari perkuliahan EFYL (English for Young Learners) berbasiskan kasus (Cases Method) dan bertujuan untuk menyampaikan hasil observasi dan kegiatan lapangan terkait pembelajaran anak-anak usia dini yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan bahasa Inggris tahun 2021. Observasi tersebut dilakukan untuk melihat langsung pembelajaran di tingkat PAUD, Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD), sehingga dapat menjadi landasan dalam mengembangkan strategi pengajaran bahasa Inggris yang efektif untuk siswa usia muda.

Seminar ini menghadirkan koordinator mata kuliah EFYL, Dra. An Fauzia Rizani Syafei M.A, dan dosen pengampu Yati Aisya Rani, M.Pd dan Dinovia Fanil Kher, M.Pd. Para peserta seminar terdiri dari mahasiswa Pendidikan bahasa Inggris tahun 2021, 2022 dan 2023. Pada seminar ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menampilkan contoh kasus dan permasalahan yang ditemui selama melakukan observasi dan dilanjutkan dengan pembahasan dan solusi-solusi yang dapat diberikan terhadap permasalahan tersebut. Kegiatan seminar ditutup dengan sharing session oleh dosen pengampu terkait strategi pengajaran yang efektif terhadap anak-anak dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP Adakan Workshop Penerjemahan bersama Himpunan Penerjemah Indonesia

PADANG – Agar lulusan mempunyai daya jual di dunia kerja, Departemen Bahasa dan Sastra Inggris mengundang Sekretaris Umum Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI), Anna Wiksmadhara, sebagai narasumber Workshop Penerjemahan yang diadakan pada Rabu (9/8) di ruang sidang FBS UNP. 

 Workshop hasil dari Implementasi MoA antara FBS UNP dan kerjasama antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Sastra Inggris dengan HPI Pusat ini, juga turut mengundang Komda HPI Sumbar Masni Fansuru, Dt. Rajo Mangkuto nan Putiah dan dihadiri segenap dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris. Acara dibuka oleh Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Dalam paparannya Anna Wiksmadhara menyampaikan bahwa sangat banyak peluang lulusan bahasa asing untuk dapat berprofesi sebagai penerjamah, khususnya di dunia industri. Seorang penerjemah profesional bisa memperoleh kontrak miliaran rupiah per tahun dari satu perusahaan saja, ujar Anna. Tentu saja agar bisa menjadi penerjemah profesional harus lulus Tes Sertifikasi Nasional yang mengukur kompetensi calon penerjemah, tambah Anna. 

Lulusan bahasa Inggris memiliki privilege, karena telah memiliki dasar bahasa Inggris dari perkuliahan. Namun, belum tentu ilmu bahasa Inggris yang mahasiswa peroleh di kampus itu cocok dengan yang diminta di dunia industri. Saat ini terdapat gap tentang apa yang diharapkan oleh industri dengan yang diajarkan di kampus. Oleh karena itu, dunia pendidikan perlu mempersiapkan lulusan agar mampu memenuhi tuntutan dari dunia industri, ujar Sekretaris Umum HPI ini. 

Narasumber kemudian memberikan beberapa saran kepada departemen agar lulusan mempunyai bekal di dunia industri. Departemen harus menyediakan mata kuliah penerjemahan yang membahas teks jurnalistik dan mahasiswa harus membuat glosarium terkait teks tersebut. Juga perlu diajarkan untuk membuat CV dan resume yang menarik, serta membuat portofolio dalam bahasa Indonesia dan Inggris. 

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Desvalini Anwar, Ph.D, menyampaikan terima kasih atas materi, saran dan pengalaman yang disampaikan oleh bu Anna. Workshop kemudian dilanjutkan bersama mahasiswa setelah istirahat siang. 

Dosen pendidikan bahasa Jepang UNP lolos program Teacher Training di Prefektur Hiroshima.

Prisyanti Suciaty, S.Hum. M.Pd, dosen prodi pendidikan bahasa Jepang UNP diundang oleh Hiroshima International Center untuk mengikuti pelatihan The 5th Hiroshima Prefecture Overseas Japanese Teacher Training di Higashi-hiroshima, prefektur Hiroshima, Jepang. Program yang akan diadakan dari tanggal 4 Oktober hingga 29 November 2023 ini mengundang 6 orang pengajar bahasa Jepang, 3 orang dari Indonesia dan 3 orang Vietnam. 

Dosen yang akrab disapa dengan Aty sensei ini mengatakan, ada empat program utama dari kegiatan pelatihan ini yaitu Jugyo kaizen; bertujuan untuk menciptakan pembelajaran bahasa Jepang yang mampu membuat siswa berkomunikasi dengan baik, Nihongo unyou; memberikan kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepangnya, Ryugaku sokushin; mengetahui langsung bagaimana kehidupan mahasiswa asing dan sistem perkuliahan bagi mahasiswa asing yang ada di prefektur Hiroshima, dan yang terakhir adalah Nihonjijo; berkesempatan merasakan kehidupan di Jepang dan mengetahui masyarakat dan budaya Jepang secara langsung. 

Prisyanti berharap setelah mengikuti program ini ia dapat meningkatkan kompetensi mengajar sekaligus meningkatkan bahasa Jepangnya. Selain itu ia juga senang dengan adanya kesempatan untuk dapat menambah wawasan tentang bagaimana kondisi masyarakat Jepang pada saat ini, khususnya di bidang budaya dan bahasa. Ia juga menambahkan bahwa setelah menyelesaikan program in akan membagi pengetahuan yang didapat kepada para pengajar bahasa Jepang lain. 

Mengenai syarat untuk ikut dalam program ini, Prisyanti mengatakan bahwa calon peserta harus mempunyai sertifikat JLPT (Japanese Language Proficiency Test) minimal N2, serta memiliki pengalaman mengajar bahasa Jepang formal di atas 1 tahun dan maksimal 15 tahun. 

Kepala departemen bahasa dan sastra Inggris, Desvalini Anwar, S.S, M.Hum, Ph.D mengucapkan apresiasi atas lulusnya dosen prodi pendidikan bahasa Jepang dalam program teacher training ini. Ibu kepala departemen menaruh harapan yang besar agar Prisyanti nantinya membawa ilmu baru yang akan dapat meningkatkan pembelajaran bahasa Jepang di UNP. (HAQ)

Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNP Ikuti Sosialisasi Magang ke Jepang.

Dosen dan segenap mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Padang (UNP) diundang untuk menghadiri kegiatan Sosialisasi Magang ke Jepang yang didakan di Ruang Serbaguna Fakultas Teknik UNP pada hari Senin, 12 Juni 2023. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) Dra. Ernawati, M.Pd., Ph.D. dan dilanjutkan dengan arahan dari Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Dr. Havid Ardi, S.Pd., M.Hum dan Wakil Dekan 1 FPP Dr. Yuliana, S.P., M.Si. Kegiatan sosialisasi magang ke Jepang ini ditujukan kepada mahasiswa program studi Manajemen Perhotelan, program studi Tata Boga dan program studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Padang.

                  Dalam arahannya, Rektor UNP sangat mendukung kegiatan magang ke Jepang ini dan mendorong agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari pengalaman dan prestasi di luar negeri. Selain itu, Rektor juga menekankan bahwa kegiatan Magang Bersetifikat ini akan dapat menunjang tercapainya Indikator Kinerja Utama (IKU) 2.

Sambutan Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D

                  Narasumber yang mengisi kegiatan sosialisasi ini yaitu Epi Dahlan dari HIKARI dan Arya Ardi Soma dari Plan Do International. Pada penjelasannya, Epi Dahlan menyampaikan bahwa saat ini terbuka peluang besar bagi mahasiswa aktif untuk mengikuti kegiatan internship ke Jepang. Bahkan peluang bagi mahasiswa yang sedang kuliah lebih besar jika dibandingkan setelah tamat. Kelebihannya bagi yang ikut internship dengan status mahasiswa adalah adanya support dari kampus, papar Epi. Akan banyak manfaat dan pengalaman yang akan didapat jika mengikuti magang ke Jepang ini. Oleh karena itu, tentu saja mahasiswa harus mempunyai skil dan kemampuan komunikasi bahasa Jepang yang baik, tambah Epi. Lebih lanjut, Arya Ardi Soma sebagai narasumber kedua menceritakan pengalamannya bekerja di Jepang sekaligus memberikan informasi apa saja yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa sebelum magang.

                  Pada kesempatan ini juga diundang 9 orang mahasiswa prodi pendidikan bahasa Jepang yang baru saja menyelesaikan program magang besertifikat di berbagai hotel dan penginapan di Jepang. Kesembilan mahasiswa tersebut adalah; Rahmat Kurnia Pratama, Alfian Novandi, Dewi Syahril Masruroh, Aldi Putra (mahasiswa angkatan 2018), Daffa Ahmad Suhada, Ramfarel Irawan, Sherli Oktavia, Khusnul Khotimah (mahasiswa angkatan 2019) dan Novi Amri Lipia Putri dari Angkatan 2020. Kesembilan mahasiswa ini dibagi ke dalam beberapa kelompok yang ditempatkan di beberapa hotel seperti Okushiga Kogen Hotel, Khuls Shiga Kogen Hotel, dan Shiga Palace Hotel. Pihak HIKARI dan Plan Do Internasional sebagai mediator program magang ini sangat mengapresiasi kinerja dan kemampuan bahasa Jepang mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNP. Dalam penjelasannya, pihak hotel sangat terkesan dengan kemampuan bahasa Jepang mahasiswa sehingga memudahkan pihak hotel dalam berkomunikasi. Lebih lanjut lagi pihak Hikari mengatakan bahwa sudah ada beberapa hotel yang menyatakan ketertarikannya untuk merekrut kembali mahasiswa bahasa Jepang yang telah ikut magang untuk kembali bekerja di hotel mereka setelah wisuda. (HAQ)

Kuliah Penutup Bersama Shigemura Miyoko

Mahasiswa tahun masuk 2021 yang mengambil mata kuliah “Metodologi Pembelajaran Bahasa Jepang” (Nihongo Kyojuho) mengikuti perkuliahan bersama Shigemura Miyoko. Staf ahli pembelajaran Bahasa Jepang dari The Japan Foundation Jakarta ini memperkenalkan 3 (tiga) buah buku ajar yang relevan dengan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, yaitu: Nihongo Kira Kira, Nihongo Raku Raku, dan Irodori. Perkuliahan ini diikuti oleh 22 orang mahasiswa tahun masuk 2021 dan 2 (dua) orang dosen pembimbing (Hendri Zalman dan Maulluddul Haq)

Shigemura menjelaskan bahwa Nihongo Kira Kira diperuntukkan bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Nihongo Raku Raku untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Irodori untuk yang ingin hidup dan bekerja di Jepang. Buku ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan Student Centered Learning (SCL). Shigemura juga menjelaskan bahwa di dalam ketiga buku ajar ini telah diintegrasikan nilai-nilai yang yang terkait dengan profil Pelajar Pancasila dan berbagai Skill yang dibutuhkan di dunia kerja.

Shigemura Miyoko sedang menjelaskan tentang buku-buku pelajaran The Japan Foundation.

Di samping itu, Hendri Zalman, pengampu mata kuliah Nihongo Kyojuho mengatakan bahwa materi yang disampaikan oleh Shigemura hari ini penting untuk memperkuat materi tentang metode pembelajaran bahasa yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. “Mahasiswa mengikuti proses hari ini dengan baik karena Shigemura Sensei menyampaikan materi yang sulit dengan menarik dan mudah dipahami. Semester depan kita juga akan mencari peluang untuk menghadirkan beliau di kelas-kelas dengan mata kuliah lainnya”, lanjut Hendri menutup pembicaraan. (HEN,HAKU, 01/06/23).     

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Juarai Berbagai Cabang Lomba di Bunkasai XX UBH 2023.

Mahasiswa PPBJ-UNP berhasil memenangi berbagai cabang lomba Festival Kebudayaan Jepang (Bunkasai XX) yang diadakan di Fakultas Ilmu Budaya, Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta pada hari Sabtu dan Minggu (13-14 Mei 2023). Tercatat sebanyak 5 cabang lomba berhasil dijuarai oleh mahasiswa PPBJ-UNP.

Bunkasai XX UBH ini diikuti oleh peserta dari umum, siswa serta mahasiswa dari Sumatera Barat, Riau dan Jambi dan mengusung tema Hajimari yang memiliki makna ‘memulai’. Event tahunan ini bertujuan unuk meningkatkan minat dan bakat serta memotivasi masyarakat terhadap bahasa dan kebudayaan Jepang.

Cabang lomba yang berhasil dimenangkat oleh mahasiswa PPBJ-UNP antara lain; Juara III Lomba Cerdas Cermat Perguruan Tinggi atas nama Nurhidayah Kusmawati, Rizki Maulana Sidiq dan Wanda Aprilyanti. Juara I Shuji Contest danJuara I Kanji Contest Perguruan Tinggi atas nama Arnalda Kumala Iskandari, Juara 2 Kanji Contest Perguruan Tinggi atas nama Muhammad Lihan Ramadhan, serta Juara III Singing atas nama Monica Agnes.

PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG KEMBALI KIRIM MAHASISWA MAGANG KE JEPANG

Sebanyak 17 orang mahasiswa prodi Pendidikan bahasa Jepang Universitas Negeri Padang berangkat ke Jepang untuk mengikuti kegiatan magang. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan magang ini akan bekerja di beberapa hotel atau ryokan (penginapan ala Jepang) di berbagai prefektur di Jepang.

Keberangkatan ke Jepang akan dilakukan secara bertahap selama bulan April. Sebelum berangkat, mahasiswa dilepas oleh Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Sekretaris Departemen, Kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang, dan segenap dosen Pendidikan Bahasa Jepang. Para dosen juga memberikan wejangan dan nasihat kepada mahasiswa yang akan berangkat agar bekerja dengan disiplin dan tetap menjaga kesopanan selama di Jepang.

Keberangkatan tanggal 2 April diikuti oleh 8 orang mahasiswa dengan nama Amelia Cantika Dewi, Entik Mayyiratu, Fatimah Azzahra, Hanifah Fauziah, Sukma Murni Wardani Siregar, Rahmi Febrianti, Rama Tri Wulandari, dan Vivi Olivia. Keberangkatan tanggal 17 April diikuti oleh 5 orang mahasiswa yaitu, Chyntia Marcelina Yevana, Dona Oktavia, Febri Ali Fandani, M.Fadil Aksar, dan Ni’mat Ismatullah. Sedangkan keberangkatan tanggal 27 April diikuti oleh 4 mahasiswa, Dhani Fajri, Dhea Putri Ayuni, Dyana Fitria Azzahra dan M. Rahul.

RIBUAN PENGUNJUNG DATANGI FESTIVAL BUNKASAI X PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNP

Festival bahasa dan budaya Jepang yang dikenal dengan Bunkasai (文化祭) UNP dipadati oleh ribuan pengujung. Festival tahunan yang diadakan selama 2 hari dari tanggal 18 hingga 19 Maret 2023 ini, mengusung tema “mekarnya cinta dan harapan di satu dekade Bunkasai UNP”. Berbagai penampilan budaya serta perlombaan budaya dan bahasa Jepang diikuti oleh lebih dari 300 orang peserta dari kalangan umum dan siswa SMA/SMK se-Sumatera Barat.  

Pada Bunkasai UNP ke-10 ini, panitia membuka berbagai cabang lomba seperti cerdas cermat antar SMA, kana contest, kanji contest, fan art contest, digital fan art contest (online), lomba mading, singing contest, cosplay solo, cosplay group, cosplay coswalk, dance group dan dance solo. Selain itu, Bunkasai satu dekade UNP ini juga mendatangkan guest star seperti Idol Whislist, Kabaret Cosplay RTC, Kabaret Cosplay Mikadzuki J-Club, DJ DEAN, dan DE.ONE. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan lagu oleh Miryoku Japanese Community, akustik oleh Daigaku OT (Overtime), dan Saigo Band.

Kepadatan dapat terlihat di Pandopo dan Teater Tertutup FBS. Para pengunjung disuguhkan dengan berbagai macam  makanan Jepang seperti Ramen, Takoyaki dan lainnya. Disini kita dapat membeli pernak-pernik kejepangan serta mencoba berbagai permainan unik dari Jepang. Selain itu, panitia acara juga menyewakan pakaian tradisional Yukata selama 15 menit. Tidak ketinggalan,  pengunjung dapat mencoba uji nyali dengan memasuki Obake House atau “rumah hantu” di lantai 3 Gedung lama FBS. 

Lolos Review UNP, proposal PPK Ormawa Tahun 2023 HMD Basing lanjut seleksi nasional.

Setelah melalui tahapan bedah proposal di Guest House Lubuk Minturun pada tanggal 10 dan 11 Maret 2013, sebanyak 16 proposal PPK Ormawa dinyatakan layak dan lanjut proses seleksi nasional.

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) ini merupakan program yang diusung oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi yang memberikan kesempatan kepada Perguruan Tinggi untuk meningkatkan kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kapasitas dan kemampuan organisasi kemahasiswaan lebih memiliki makna sebagai sebuah wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft-skills untuk menjadi SDM yang unggul. Skema yang ditawarkan pada PPK 2023 ini antara lain; desa/kelurahan wirausaha, smart farming, sekolah perempuan, desa/kelurahan digital, sanggar tani muda, kampung konservasi toga, rumah sampah digital, desa/kelurahan sehat, desa/kelurahan cerdas, kampung iklim, desa/kelurahan maritim, desa hutan, desa seni dan budaya, desa olahraga, desa wisata, dan topik bebas.

HMD Basing yang dikomandoi oleh Muhammad Al Gifari, mengusung proposal dengan tema  “Workshop dan tes ujian TOEFL Prediction sebagai Langkah peningkatan kualitas TOEFL siswa di SMA se-Bukittinggi”.  Kurangnya kesadaran akan pentingnya bahasa Inggris, serta lemahnya motivasi dan minat siswa, menjadi alasan untuk rencana kegiatan ini. Ormawa di Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS-UNP ini menawarkan solusi yaitu dengan memberikan motivasi dan pemahaman akan pentingnya bahasa Inggris di zaman sekarang ini. Skor Toefl mejadi salah satu tolak ukur kemampuan bahasa Inggris seseorang, sehingga siswa se-Bukittinggi perlu diberi dorongan agar mau mencoba untuk mengikuti tes tersebut. Ormawa ini berencana untuk memberikan workshop Toefl di beberapa SMA di kota Bukittinggi yang akan dilakukan secara daring dan luring.