Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dapat kesempatan langsung belajar dengan orang Jepang.

Seorang volunteer dari, Jepang Anna Kose, turut membantu perkuliahan di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dengan mengajarkan berbagai materi terkait bahasa dan budaya Jepang. Kegiatan sukarela yang dimulai dari bulan Oktober hingga Februari 2023 membawa manfaat yang besar bagi staff pendidik dan mahasiswa prodi bahasa Jepang, yaitu dengan terbukanya kesempatan untuk berlatih langsung berkomunikasi dengan  native speaker.

Anna yang merupakan seorang karyawan salah satu perusahaan di Jepang, melakukan kegiatan sukarela dengan mengajarkan bahasa dan budaya Jepang di beberapa SMA dan SMK di kota Padang sejak September 2022. Ia kemudian juga diundang oleh salah seorang dosen di prodi pendidikan bahasa Jepang untuk ikut membantu mengajar di kampus UNP, mengingat sampai saat ini belum ada native speaker khusus untuk bahasa Jepang. Beberapa mata kuliah seperti kaiwa, sakubun, moji goi, bunpo dan dokkai,  dimasuki oleh Anna untuk membantu dosen yang mengajar.

Mahasiswa mengaku bahwa awalnya mereka malu untuk berkomunikasi langsung karena belum pernah bertemu langsung dengan orang Jepang. Akan tetapi, mulai banyak mahasiswa yang mulai berani untuk mencoba bercakap langsung dan mempraktekan bahasa Jepangnya. Dosen Prodi Jepang, Prisyanti Suciaty dan Maulluddul Haq, juga mengatakan bahwa kedatangan Anna sangat membantu proses perkuliahan di semester tersebut. Beberapa materi perkuliahan seperti kaiwa (percakapan), sakubun (menulis), dan moji goi (kosakata dan huruf), mendapatkan manfaat yang paling besar dari kedatangan Anna, seperti melatih pelafasan yang benar, cara menulis yang tepat, dan penggunakan huruf kanji dalam kosakata.

Kegiatan ini berakhir pada hari Kamis 23 Februari 2023 dengan ditutup oleh kata perpisahan dan ucapan terimakasih oleh Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Desvalini Anwar, S.S, M.Hum, Ph.D disertai penyerahan kenang-kenangan.

9 Dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris lolos seleksi DPL Kampus Mengajar 5

Sebanyak 9 orang dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, FBS UNP lolos seleksi sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kampus Mengajar 5 Tahun 2023. Kesembilan dosen tersebut yaitu; Delvi Wahyuni, S.S, MA, Nova Yulia, S.Hum, M.Pd, Witri Oktavia, S.Pd, M.Pd, Damai Yani, S.Hum, M.Hum, Maulluddul Haq, S.Hum, M.Arts, Lafziatul Hilmi, S. Pd., M. Pd, Ririn Ovilia, S. Pd., M. Pd, Rifki Oktoviandry, S.Pd., M.Hum., dan Syafitri Ramadhani, M.Pd, Bapak Ibu dosen akan ditugaskan sebagai pendamping mahasiswa di berbagai kabupaten kota di Provinsi Sumatera Barat, seperti Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Pasaman.

Kampus Mengajar merupakan sebuah program di satuan pendidikan dasar yang termasuk ke dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas selama 1 semester dengan menjadi mitra guru dalam berinovasi di sekolah sasaran serta mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas. Program ini mempunyai fokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa di SD maupun SMP di berbagai daerah di Indonesia. 

Masa penugasan mahasiswa beserta dosen akan dimulai dari tanggal 20 Februari hingga 16 Juni 2023, dan akan ditutup dengan penarikan mahasiswa pada tanggal 19 Juni 2023. Pada bulan Januari dan awal Februari akan diisi dengan pembekalan kepada dosen dan mahasiswa terkait program Kampus Mengajar 5.   

Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Jepang raih Juara 2 Lomba Presentasi Bahasa Jepang Tingkat Nasional, wilayah Sumbar-Riau

Dua orang mahasiswa Angkatan 2020 Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, Nurhidayah Kusmawati dan Hanifah Fauziyah, mengikuti lomba presentasi bahasa Jepang tingkat nasional ke-1 tahun 2022, yang dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Desember 2022 di Balairung Caraka gedung B kampus I Universitas Bung Hatta. Lomba ini diadakan oleh The Japan Foundation Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia dan Perhimpunan Alumni dari Jepang (PERSADA), serta didukung oleh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Para peserta lomba dinilai langsung oleh Juri dari Japan Foundation, Shigemura Miyoko, perwakilan Persada, dan Japanese Kurabu, Sumi Ali.

Salah satu peserta sedang melakukan presentasi di depan para juri.

Dari 6 orang peserta lomba yang berasal dari Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, dan Universitas Riau, Nurhidayah terpilih sebagai juara 2 untuk seleksi wilayah Sumatera Barat & Riau. Pada lomba yang bertemakan “Pendidikan Indonesia di Masa Depan”, mahasiswi yang biasa disapa dengan Hida ini menyajikan presentasi tentang “transformasi Pendidikan di Indonesia”, dengan menyoroti kesenjangan fasilitas teknologi antara masyarakat yang tinggal di kota dengan di desa sejak diterapkan pembelajaran online, serta kesulitan siswa dalam memahami materi yang disajikan secara daring. Namun mahasiswi ini berargumen bahwa berkat pembelajaran online ini, dunia pendidikan menjadi melek dengan teknologi. Baik guru maupun siswa mulai mahir dalam menggunakan komputer dan menyajikan powerpoint. Tugas pemerintahlah untuk memastikan bahwa teknologi dan fasilitasnya dapat diakses dengan merata di seluruh Indonesia.

Nurhidayah dan Hanifah (berdiri dari urutan 4 dan 5 dari kiri) bersama para peserta lomba presentasi Bahasa Jepang tingkat Nasional ke-1 Tahun 2022

  Dalam kompetisi ini, semua peserta mempresentasikan materinya seorang diri secara lisan dalam bahasa Jepang dengan menggunakan aplikasi atau perangkat lunak seperti Microsoft Powerpoint. Durasi presentasi dibatasi maksimal 7 menit dan disambung dengan sesi pertanyaan dari para dewan juri dengan menggunakan Bahasa Jepang. Ketua panitia, EduardusAgusli, M.Si, mengatakan bahwa ketentuan penilaian dilihat dari isi presentasi, kemampuan Bahasa Jepang, efektivitas penggunaan media, kemampuan berekspresi dan tanya jawab. Prisyanti Suciaty, S.Hum., M.Pd, selaku dosen pembimbing mengatakan bahwa, kedua mahasiswa sudah berlatih keras untuk dapat memenangkan perlombaan ini. “Walaupun bagi mereka (mahasiswa) ini adalah pengalaman pertama untuk melakukan presentasi dalam Bahasa Jepang, mereka berani dan Alhamdulillah salah satu dari mereka berhasil berada di tempat kedua,” ungkap Prisyanti.   

5 Orang Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jepang ikuti workshop Marugoto Bersama The Japan Foundation.

Sebanyak 18 dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dan Prodi Sastra Jepang dari Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, dan Universitas Bung Hatta, mengikuti workshop metode pengajaran Marugoto bersama The Japan Foundation (JF) yang diadakan secara hybrid selama 4 hari. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 24 November dan 12-14 Desember 2022 ini menghadirkan 3 orang pemateri dari The Japan Foundation yaitu Morita sensei, Abigail sensei dan Shigemura sensei. Acara pelatihan yang diadakan di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas ini, diwakili oleh 5 orang dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNP yaitu; Meira Anggia Putri, S.S, M.Pd, Maulluddul Haq, S.Hum, M.Arts, Prisyanti Suciaty, S.Hum, M.Pd, Rahmi Oktayory Wikarya, M.Pd dan Rita Arni, S.Hum., M.Pd.

Dosen-dosen yang tergabung dalam Asosiasi Pengajar Bahasa Jepang, di hari pertama mendapatkan materi mengenai JF-Standard, Can-do, dan buku teks Marugoto. JF-Standard merupakan standar yang digunakan untuk menggambarkan tingkat kecakapan berbahasa Jepang bagi penutur asing yang merujuk kepada konsep CEFR (Common European Framework), yang sudah diakui secara internasional dalam menggambarkan kecakapan berbahasa bagi penutur bahasa asing. Kemahiran penutur diukur dengan melihat apa yang dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa Jepang. Hal ini didefinisikan ke dalam istilah Can-do. Can-do diklasifikasikan ke dalam 6 level A1 – C2 (level yang sama dengan CEFR), sehingga penutur dapat memahami level kemahiran bahasa Jepangnya dengan indeks yang sama dengan bahasa lain. Materi kemudian dilanjutkan dengan memperkenalkan buku teks Marugoto tingkat pra-madya A2/B1.

Pemateri dari JF pada hari kedua, melakukan praktek pengajaran kepada mahasiswa tingkat 2 prodi Sastra Jepang Universitas Andalas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan refleksi terhadap cara pengajaran oleh tim dari JF serta persiapan mogi-jugyou (micro-teaching) oleh dosen dengan menggunakan buku teks Marugoto. Hari berikutnya, dosen yang terbagi ke dalam 3 grup melakukan micro-teaching yang dipandu oleh Morita sensei, Abigail sensei dan Shigemura sensei. Tim dari JF kemudian memberikan feedback terkait micro-teaching yang dilakukan dosen.

Salah satu dosen melakukan praktek micro-teaching dengan menggunakan buku teks Marugoto pra-madya A2/B1.

Kegiatan ini turut mengundang Kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Riau, Dini Budiani, B.Eng., M.Ed, melalui zoom meeting, untuk menjelaskan penerapan Marugoto ke dalam kurikulum di instansinya. Dini juga memaparkan beberapa kelebihan dalam penggunaan buku teks Marugoto serta kendala dan hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Acara hari terakhir kemudian ditutup dengan pengenalan buku Irodori, dan website Minato yang dapat digunakan dalam pembelajaran mandiri Bahasa Jepang.

Dosen Bahasa Jepang UNP kenalkan budaya Jepang ke pengunjung Pustaka Daerah.

Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, FBS UNP, Maulluddul Haq, S.Hum, M.Arts beserta guru bahasa Jepang SMAN 7 Padang, Melya Kiki Wiryaningsih, S.Hum memberikan pengenalan bahasa dan budaya Jepang kepada pengunjung Pustaka Daerah Sumatera Barat pada hari Sabtu, 10 Desember 2022. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 9.30 hingga 11.30 WIB ini berisikan materi mengenai anggota tubuh dalam bahasa Jepang yang dilanjutkan dengan pengenalan origami atau seni melipat kertas dari Jepang.

“Kegiatan pengenalan bahasa dan budaya Jepang di perpustakaan ini sudah kami lakukan sejak bulan Juli, mulai dari pengenalan huruf, angka, waktu, hari dalam bahasa Jepang serta memperkenalkan budaya seperti Kendama (permainan tradisional Jepang), shodo (kaligrafi Jepang), dan kali ini kami juga mengundang dosen UNP untuk mengajarkan cara membuat origami. ” ungkap Kiki. Guru SMA Negeri 7 ini juga menambahkan bahwa program ini bersifat sukarela yang diadakan dua kali seminggu untuk program bahasa Jepang, dan diikuti oleh pengunjung dari beragam usia.

              Materi yang disampaikan dibuat semenarik mungkin dengan menggunakan media powerpoint serta lagu berbahasa Jepang. Pemateri dan pengunjung mengingat kosakata yang diberikan sembari mendengarkan audio dan bernyanyi. Selanjutnya, peserta diajarkan cara membuat origami berbentuk yukata (pakaian tradisional Jepang). Menurut dosen yang akrab disapa Haq Sensei, menyebutkan bahwa alasan pemilihan origami yukata ini karena pakaian Jepang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia, selain itu juga mudah dipraktikkan dalam bentuk origami.

              Salah satu pengunjung, Wita berharap agar kegiatan ini rutin dilaksanakan. Selain dapat belajar bahasa dan budaya langsung dari para pengajar bahasa Jepang, ia mengaku senang karena dapat bergabung dengan komunitas, dan mengisi hari libur dengan kegiatan yang bermanfaat.

PENGURUS HMD PERIODE 2022/2023 RESMI DILANTIK.

Sebanyak 37 orang pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris (HMD-Basing) periode 2022/2023 resmi dilantik pada hari Jumat, 18 November 2022. Kegiatan yang dilaksanakan di teater tertutup Mursal Esten ini dihadiri oleh pimpinan Departemen, Kepala Program Studi, Pembina HMD, dan segenap dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris.

              Proses suksesi kepengurusan ini dimulai dengan laporan oleh ketua HMD-Basing periode 2021/2022, M. Harpinto Jabher. Dalam laporannya, Harpinto menyampaikan program kerja organisasi yang sudah direalisasikan selama masa jabatannya serta kendala dan tantangan yang dihadapi selama menjabat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Desvalini Anwar, S.S, M.Hum., Ph.D. Dalam sambutannya, Kepala Departemen memberikan apresiasi kepada pengurus lama yang sudah bertugas dan motivasi bagi pengurus yang akan dilantik. Kepala Departemen berharap agar pengurus yang baru mampu mengemban amanah dan tugas dengan baik selama periode kepengurusan yang akan datang.

                Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan pengarahan terkait program kerja departemen yang berkaitan dengan kemahasiswaan oleh Sekretaris Departemen, Dr. Muhd. Al Hafizh, SS , MA. Sekretaris Departemen memaparkan beberapa program diantaranya; West Sumatera English Competition (WSEC), festival budaya Jepang (Bunkasai), program MBKM, online lecturer series, serta workshop kewirausahaandan PKM, agar dapat disinergikan dengan program kerja HMD. Selain itu, Sekretaris Departemen juga mendorong agar HMD mampu memotivasi tidak hanya pengurus organisasi tetapi juga seluruh mahasiswa departemen yang terdiri dari tiga Program Studi untuk mengikuti kompetisi lokal, nasional maupun internasional. “Peluang mahasiswa Departemen Basing untuk berprestasi sangat terbuka lebar, dan pihak departemen akan memberikan bantuan bagi mahasiswa yang ingin mengikuti lomba seperti bantuan biaya lomba dan lainnya,” ujar Sekretaris Departemen.

              Acara pemindahan estafet kepemimpinan pengurus organisasi mahasiswa tingkat departemen ini kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan sekaligus pelantikan secara resmi pengurus HMD Basing periode 2022/2023 oleh Desvalini Anwar selaku Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sumpah organisasi oleh semua pengurus baru dan ditutup dengan foto bersama.